Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Tokoh Pemuda Penyengat Sampaikan Masukan Terkait Penetapan Hulubalang LAM Kepri

badge-check


					Pulau Penyengat, Ilyas, Rabu (19/11). Perbesar

Pulau Penyengat, Ilyas, Rabu (19/11).

 

Tanjungpinang — Dinamika penetapan jabatan Hulubalang di Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau terus bergulir. Tokoh pemuda Pulau Penyengat, Ilyas, angkat suara dan secara tegas meminta pucuk pimpinan LAM Kepri meninjau ulang keputusan terkait penunjukan Dato’ Endi sebagai Ketua Hulubalang, Rabu (19/11/2025).

Ilyas menyatakan tidak setuju apabila Dato’ Endi kembali menduduki posisi tersebut, baik saat ini maupun di masa mendatang. Ia menilai jabatan itu membutuhkan figur yang memiliki rekam jejak kuat, integritas, serta wibawa sebagai penjaga marwah Melayu.

“Saya tidak setuju apabila Dato’ Endi menjabat sebagai Ketua Hulubalang LAM Kepri. Beliau sudah cukup berperan sebagai tokoh sentral di struktur LAM,” ujar Ilyas.

Dato’ Yudi Irawan, Hulubalang LAM Tanjungpinang yang disebut punya kapasitas kepemimpinan dan ketegasan.

Ia menilai ada sosok muda yang lebih layak, salah satunya Dato’ Yudi Irawan, Hulubalang LAM Tanjungpinang yang disebut punya kapasitas kepemimpinan dan ketegasan.

Ilyas juga mengkritisi apabila jabatan Hulubalang di tingkat provinsi justru diisi karena kemampuan “mengampu”, bukan berdasarkan prestasi, rekam jejak, atau pengabdian.

“Sangat disayangkan jika jabatan Hulubalang diberikan bukan karena kelayakan, tetapi karena kepandaian mengampu. Jabatan ini menyangkut marwah Melayu,” tegasnya.

Mempertimbangkan posisi Hulubalang yang sarat nilai adat dan simbol kehormatan, Ilyas secara resmi meminta Dato’ Sri Raja Alhafiz selaku pucuk pimpinan LAM Kepri untuk meninjau kembali penunjukan tersebut demi menjaga kehormatan lembaga.

Ilyas juga mengingatkan bahwa dirinya pernah terlibat langsung dalam perjuangan besar masyarakat Melayu, termasuk aksi terkait Rempang dua tahun lalu di depan BP Batam sebuah pengalaman yang menurutnya menunjukkan bahwa kekuatan Melayu ada pada persatuan dan ketegasan.

“Saya pernah merasakan beratnya perjuangan bersama masyarakat Melayu dalam isu Rempang. Semangat itu harus dijaga. Melayu harus kuat dan bersatu,” katanya.

Ia menutup pernyataan dengan menyerukan pentingnya mendengarkan suara masyarakat, termasuk generasi muda Melayu, untuk menjaga kesinambungan adat, marwah, dan kehormatan LAM Kepri. (Red)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah