Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Denpom 1/6 Batam: “Tidak Ada Pemukulan” dalam Pengambilan Xpander

badge-check


					Ilustrasi proses pemeriksaan dan koordinasi terkait penarikan kendaraan. Gambar ini bersifat ilustratif dan tidak menggambarkan pihak mana pun dalam peristiwa sebenarnya, Selasa(25/11). Perbesar

Ilustrasi proses pemeriksaan dan koordinasi terkait penarikan kendaraan. Gambar ini bersifat ilustratif dan tidak menggambarkan pihak mana pun dalam peristiwa sebenarnya, Selasa(25/11).

Batam – Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/6 Batam membantah kabar adanya pemukulan dalam insiden pengambilan mobil Xpander putih di kawasan Golden Prawn, Batam, Kepri, pada Senin (24/11/2025). Pernyataan ini disampaikan Kapten CPM Ridwan, sebagaimana dilansir dari sudutpandang.id, yang hadir langsung di lokasi dan menegaskan bahwa tidak ada tindakan kekerasan terhadap Abner maupun pihak lain.

Ridwan menjelaskan bahwa ia hanya menunjuk Abner menggunakan botol air mineral sebagai bagian dari proses koordinasi dan verifikasi fakta terkait kendaraan yang masuk daftar pemeriksaan.

“Tidak ada pemukulan sama sekali,” ujar Ridwan dalam keterangannya.

Ia menuturkan, mobil leasing yang diduga digelapkan tersebut rencananya dibawa ke Polres Balerang. Ridwan memastikan seluruh langkah Denpom di lapangan hanya untuk koordinasi dan pengecekan fakta.

“Tidak ada tindakan kekerasan atau pemukulan. Jadi saya klarifikasi itu tidak benar. Semua tindakan dilakukan untuk koordinasi dan verifikasi fakta di lapangan terkait mobil tersebut,” katanya.

Ridwan menambahkan bahwa Denpom Batam telah berkoordinasi dengan Polresta Balerang terkait persoalan kendaraan tersebut.

“Jadi mobil tersebut seharusnya berada di Polres Balerang. Namun, entah kenapa malah diduga dibawa kabur, jadi saya tanyakan untuk klarifikasi,” ungkapnya.

Terkait dugaan penggelapan, ia menegaskan Denpom hanya bertindak berdasarkan laporan yang diterima sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.

“Jadi, saya tegaskan kembali bahwa tidak benar telah terjadi pemukulan,” tegasnya.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa sekelompok orang mendatangi Golden Prawn untuk mengambil mobil Xpander milik pemilik rental dengan alasan dugaan penggelapan. Pemilik rental membantah tuduhan tersebut, sementara Abner menuding dirinya dipukul oleh oknum Polisi Militer dan menyatakan akan melaporkan insiden itu.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak lain terkait insiden ini. (Nof)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah