Anambas – Kepala Sekolah MTs Nurul Huda Kecamatan Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Muhammad Roup, menyampaikan keluhan mengenai masih minimnya perhatian pemerintah terhadap sekolah swasta, khususnya dalam dukungan operasional serta kesejahteraan guru honorer, Rabu (26/11/2025).
Menurut Roup, selama ini bantuan yang masuk lebih banyak berasal dari perusahaan dibandingkan dari pemerintah.
“Sangat tidak ada bantuan dari Pemerintah, selama ini yang ada bantuan dari perusahaan,” ucapnya yang juga mewakili wali murid.
Ia berharap pemerintah daerah lebih serius memperhatikan pendidikan swasta dan madrasah, termasuk peningkatan kesejahteraan guru yang selama ini banyak berstatus honorer.
“Guru-guru di sini banyak yang honorer dengan gaji tidak seberapa. Seperti dianaktirikan oleh pemerintah, bantuan susah didapat dan guru-guru tidak diperhatikan,” tambahnya.
Harapan wali murid tersebut selaras dengan sambutan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang menegaskan komitmen pemerataan kualitas pendidikan agar tidak ada anak di Anambas yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi ataupun lokasi sekolah. Bupati juga mendorong inklusivitas pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta, termasuk madrasah.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng saat memberikan kata sambutan.
Selain itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng juga menekankan bahwa seluruh pelajar di Kabupaten Kepulauan Anambas, termasuk di daerah terpencil, berhak mendapatkan kesempatan dan fasilitas pendidikan yang layak. Pemerintah daerah disebut tidak dapat berdiri sendiri dalam menghadapi tantangan pendidikan, sehingga sinergi dengan perusahaan dan berbagai pihak menjadi bagian dari upaya mendukung dunia pendidikan di Anambas.
Sejalan dengan hal tersebut, Roup berharap perhatian dan dukungan pemerintah benar-benar dapat dirasakan hingga ke sekolah swasta seperti MTs Nurul Huda.
“Saya berharap guru-guru bisa diangkat PPPK tanpa dipindahkan supaya tidak terjadi kekosongan tenaga pengajar. Kalau memungkinkan, ke depan sekolah ini bisa dinegerikan, tapi guru-guru lama tetap dipakai,” tutupnya. (Azmi)













