Batam – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam menegaskan komitmennya menjaga profesionalisme dan kedisiplinan aparat dalam menjalankan tugas negara, khususnya di tengah tekanan tinggi penanganan kasus-kasus strategis. Hal ini disampaikan menyusul beredarnya potongan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang menampilkan aktivitas internal di lingkungan Bea dan Cukai Batam, Kamis (18/12/2025).
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Evi Octavia, menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil pimpinan bertujuan memastikan proses penegakan hukum berjalan optimal, cepat, dan sesuai prosedur.
“Terkait video CCTV yang beredar tersebut, perlu saya sampaikan bahwa tidak ada terjadi penganiayaan, karena kondisinya Bea dan Cukai Batam sedang melakukan beberapa pemeriksaan sejumlah kasus dan perlu dilakukan secara marathon serta cepat. Sehingga, dengan pressure yang sangat tinggi, kepala kantor memberikan arahan kepada pegawai dan penyidik untuk melakukan pemeriksaan di aula sesuai dengan CCTV tersebut,” ujar Evi.
Menurut Evi, situasi tersebut mencerminkan keseriusan pimpinan dalam menjaga kualitas kerja tim di bawah keterbatasan waktu dan beban tanggung jawab yang besar. Ketegasan pimpinan dinilai sebagai bagian dari upaya pembinaan agar seluruh personel bekerja sesuai arah dan standar yang telah ditetapkan.
“Tapi, ternyata ada penyidik yang tidak mengikuti sesuai arahan kepala kantor. Sehingga, kepala kantor melakukan teguran dengan cukup keras karena situasi sedang genting,” lanjutnya.
Evi menambahkan bahwa tindakan tersebut bukan bentuk kekerasan, melainkan refleksi kepemimpinan yang tegas dalam kondisi krusial demi kepentingan negara.
“Teguran itu sebenarnya untuk pembinaan ke penyidik tersebut agar bekerja dengan benar dan sesuai arahan,” katanya.
Lebih lanjut, Bea dan Cukai Batam menekankan bahwa komunikasi internal telah berjalan dengan baik dan persoalan tersebut telah diselesaikan secara internal, sebagai wujud kedewasaan organisasi dalam menyikapi dinamika kerja.
“Kepala kantor dengan penyidik tersebut, kedepan akan melakukan perbaikan lebih baik lagi. Sekali lagi, kami tegaskan tidak ada penganiayaan,” tegas Evi.
Sebagai institusi yang memegang peran strategis dalam pengawasan dan penindakan kepabeanan, Bea dan Cukai Batam memastikan seluruh layanan dan pengawasan tetap berjalan normal. Bahkan, institusi ini menunjukkan komitmen terhadap transparansi dengan menelusuri asal kebocoran rekaman CCTV yang beredar di ruang publik.
“Kami akan melakukan pendalaman terkait bocor video cctv yang beredar, apakah pihak internal atau luar yang membocorkannya,” pungkasnya. (Reza)













