Anambas – Camat Jemaja, Mudahir, S.Pi, menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberantasan narkoba di wilayah Kecamatan Jemaja. Hal itu disampaikan menyusul adanya penindakan yang terjadi pada Senin (25/5), yang dinilai menjadi sinyal nyata peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Mudahir yang akrab disapa Daher mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak lengah terhadap ancaman narkoba. Ia menekankan bahwa persoalan ini bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan menjadi kewajiban bersama.
“Ya Bang, terkait narkoba ini memang merupakan common enemy atau musuh kita bersama. Jadi saya berpesan kepada masyarakat agar jangan sekali-kali mencoba menggunakan narkoba,” ujarnya kepada redaksi, Selasa (26/5) malam.
Ia menilai, penggerebekan yang dilakukan aparat menjadi indikator bahwa peredaran narkoba di Jemaja bukan sekadar isu. Karena itu, kewaspadaan kolektif serta peran aktif masyarakat dinilai penting untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.
“Dengan adanya proses penggerebekan yang terjadi, ini menjadi tanda bagi kita semua bahwa ancaman narkoba itu nyata. Karena itu, kita harus bersama-sama menjaga lingkungan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Daher juga menyampaikan harapannya kepada aparat kepolisian, khususnya Polres Kepulauan Anambas dan Polsek Jemaja, agar setiap penanganan kasus narkoba dilakukan secara profesional, cermat, dan transparan.
Menurutnya, langkah tegas dalam pemberantasan narkoba harus diiringi dengan ketelitian agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
“Kita tentu mendukung penuh upaya kepolisian dalam memberantas narkoba dan menaruh harapan besar kepada kepolisian memerangi narkoba ini,” tegasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah kecamatan, aparat kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memerangi narkoba, khususnya untuk melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan zat terlarang.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Kepulauan Anambas belum memberikan keterangan resmi. (Azmi)













