Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Denpom 1/6 Batam: “Tidak Ada Pemukulan” dalam Pengambilan Xpander

badge-check


					Ilustrasi proses pemeriksaan dan koordinasi terkait penarikan kendaraan. Gambar ini bersifat ilustratif dan tidak menggambarkan pihak mana pun dalam peristiwa sebenarnya, Selasa(25/11). Perbesar

Ilustrasi proses pemeriksaan dan koordinasi terkait penarikan kendaraan. Gambar ini bersifat ilustratif dan tidak menggambarkan pihak mana pun dalam peristiwa sebenarnya, Selasa(25/11).

Batam – Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/6 Batam membantah kabar adanya pemukulan dalam insiden pengambilan mobil Xpander putih di kawasan Golden Prawn, Batam, Kepri, pada Senin (24/11/2025). Pernyataan ini disampaikan Kapten CPM Ridwan, sebagaimana dilansir dari sudutpandang.id, yang hadir langsung di lokasi dan menegaskan bahwa tidak ada tindakan kekerasan terhadap Abner maupun pihak lain.

Ridwan menjelaskan bahwa ia hanya menunjuk Abner menggunakan botol air mineral sebagai bagian dari proses koordinasi dan verifikasi fakta terkait kendaraan yang masuk daftar pemeriksaan.

“Tidak ada pemukulan sama sekali,” ujar Ridwan dalam keterangannya.

Ia menuturkan, mobil leasing yang diduga digelapkan tersebut rencananya dibawa ke Polres Balerang. Ridwan memastikan seluruh langkah Denpom di lapangan hanya untuk koordinasi dan pengecekan fakta.

“Tidak ada tindakan kekerasan atau pemukulan. Jadi saya klarifikasi itu tidak benar. Semua tindakan dilakukan untuk koordinasi dan verifikasi fakta di lapangan terkait mobil tersebut,” katanya.

Ridwan menambahkan bahwa Denpom Batam telah berkoordinasi dengan Polresta Balerang terkait persoalan kendaraan tersebut.

“Jadi mobil tersebut seharusnya berada di Polres Balerang. Namun, entah kenapa malah diduga dibawa kabur, jadi saya tanyakan untuk klarifikasi,” ungkapnya.

Terkait dugaan penggelapan, ia menegaskan Denpom hanya bertindak berdasarkan laporan yang diterima sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.

“Jadi, saya tegaskan kembali bahwa tidak benar telah terjadi pemukulan,” tegasnya.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa sekelompok orang mendatangi Golden Prawn untuk mengambil mobil Xpander milik pemilik rental dengan alasan dugaan penggelapan. Pemilik rental membantah tuduhan tersebut, sementara Abner menuding dirinya dipukul oleh oknum Polisi Militer dan menyatakan akan melaporkan insiden itu.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak lain terkait insiden ini. (Nof)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Penganiayaan di Tarempa Barat Diselesaikan Damai, Polisi Kedepankan Restorative Justice

23 Januari 2026 - 09:42

Penanganan Limbah B3 di Batu Ampar, Bea Cukai Batam Mulai Reekspor Bertahap

23 Januari 2026 - 09:36

Perjuangkan Keadilan Fiskal, Bupati Anambas Audiensi dengan DJPK Kementerian Keuangan RI

22 Januari 2026 - 19:52

Bupati Aneng Bahas Arah Pembangunan Anambas Bersama Bappenas RI di Jakarta

22 Januari 2026 - 19:47

Kajati Kepri Resmi Lantik Asisten Pemulihan Aset Baru

22 Januari 2026 - 18:08

Trending di Daerah