Jakarta — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Pusat melalui audiensi bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Rabu (21/1/2026). Audiensi tersebut membahas dukungan revitalisasi Pasar Inpres, kelanjutan pembangunan Pasar Loka, serta usulan penambahan kuota reefer container dalam program Tol Laut.
Audiensi yang berlangsung di Jakarta itu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Jeprizal, serta Kepala Bappeda Rinaldi.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memaparkan kondisi eksisting Pasar Inpres dan Pasar Loka yang masih memiliki berbagai keterbatasan sarana dan prasarana. Kondisi ini dinilai berdampak pada kenyamanan pedagang maupun masyarakat sebagai pengguna pasar.
Bupati Aneng menegaskan, revitalisasi pasar rakyat sangat dibutuhkan agar pasar menjadi lebih representatif, tertata, bersih, aman, dan nyaman, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan daya saing perdagangan daerah.
“Revitalisasi pasar bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga untuk meningkatkan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan pedagang serta masyarakat,” ujar Aneng.
Selain revitalisasi pasar, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas juga mengusulkan penambahan kuota reefer container pada program Tol Laut. Usulan ini dilatarbelakangi keterbatasan ketersediaan kontainer berpendingin yang sangat dibutuhkan pelaku usaha, khususnya untuk distribusi komoditas pangan segar seperti ayam beku, hasil perikanan, dan kebutuhan pokok lainnya.
Menurut Aneng, penambahan kuota reefer container sangat penting untuk menjaga kualitas produk, menjamin stabilitas pasokan, serta memperlancar distribusi logistik ke wilayah Kepulauan Anambas sebagai daerah kepulauan.
Menanggapi usulan tersebut, Kementerian Perdagangan RI menyambut baik masukan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Pihak Kementerian mendorong Pemerintah Daerah untuk melengkapi data dan dokumen pendukung sebagai bahan kajian lebih lanjut, serta meminta agar Pemerintah Daerah aktif mengawal dan mengawasi pelaksanaan proyek yang bersumber dari Pemerintah Pusat.
Audiensi ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, khususnya dalam pengembangan sektor perdagangan, peningkatan infrastruktur pasar rakyat, serta kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas disambut langsung oleh Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan RI, Sri Nugy Atmanto, beserta jajaran. (Azmi)













