Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Tekan Pengangguran, Amsakar Serahkan Sertifikat Pelatihan Kompetensi Tenaga Kerja Batam

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan sertifikat kompetensi secara simbolis kepada peserta pelatihan di Pusat Kuliner Batam (Pakuba), Tembesi, Rabu (3/12) Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan sertifikat kompetensi secara simbolis kepada peserta pelatihan di Pusat Kuliner Batam (Pakuba), Tembesi, Rabu (3/12)

Batam — Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi menutup Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi dan Peningkatan Produktivitas Tingkat Daerah Kabupaten/Kota yang digelar di Pusat Kuliner Batam (Pakuba), Tembesi, Batuaji, Rabu (3/12/2025). Program yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja Kota Batam ini bertujuan meningkatkan kualitas serta daya saing tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi pasar kerja.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa tantangan ketenagakerjaan di Batam bukan disebabkan oleh kurangnya sumber daya manusia, melainkan terbatasnya kesempatan kerja yang belum sebanding dengan jumlah penduduk usia produktif. Karena itu, pemerintah terus mendorong pelatihan berbasis kompetensi agar masyarakat memiliki sertifikasi resmi yang dibutuhkan dunia industri.

Ia juga menyebut pelatihan berbasis sertifikasi merupakan langkah strategis untuk menekan angka pengangguran. Saat ini, tingkat pengangguran terbuka di Batam berada di angka 7,86 persen. Menurutnya, peningkatan keterampilan menjadi kebutuhan mendesak yang harus melibatkan peran bersama antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat.

Amsakar menegaskan komitmennya memperluas peluang bagi tenaga kerja lokal untuk terserap di berbagai sektor industri. Ia berharap pola rekrutmen melalui Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) tidak lagi menjadi prioritas utama, mengingat Batam memiliki sumber daya manusia yang kompeten.

“Saya berharap ke depan rekrutmen melalui PJTKI tidak perlu menjadi prioritas. Utamakan tenaga kerja lokal,” ujar Amsakar yang disambut tepuk tangan peserta pelatihan.

Ia optimistis, jika pelatihan kompetensi dilakukan secara berkelanjutan, Batam dapat menjadi kota dengan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing tinggi.

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan sertifikat kompetensi secara simbolis kepada para peserta sebagai bukti kelulusan dan kesiapan mereka terjun ke dunia kerja. Momen ini sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus menghadirkan program pengembangan SDM demi menekan pengangguran dan meningkatkan produktivitas daerah. (Nof)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAKAP, AWAK dan GETUK Kepri Sepakat Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Pokir ke Kejati dan Polda

9 Maret 2026 - 21:18

LHKPN Hendri Kurniadi Tambah BYD

9 Maret 2026 - 18:23

Belanja Iklan Rp539 Juta Satpol PP Kepri Dilaporkan ke Kejati, Nama Hendri Kurniadi Disebut

9 Maret 2026 - 18:09

LSM Getuk: Pinjaman Rp400 Miliar Pemprov Kepri Harus Dijelaskan ke Masyarakat

8 Maret 2026 - 19:29

Safari Ramadhan di Lapas Narkotika Tanjungpinang, Ustadz Riswandi Ajak Warga Binaan Perbaiki Diri

8 Maret 2026 - 09:12

Trending di Daerah