Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Bisnis

Penjelasan IMF Soal Ekonomi Tahun 2024

badge-check


					Foto: Logo IMF. (REUTERS/Yuri Gripas/File Photo) Perbesar

Foto: Logo IMF. (REUTERS/Yuri Gripas/File Photo)

Gennews.id — Kabar terbaru ekonomi 2024, Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan perkiraan pertumbuhan global tahun ini.

Pertumbuhan tahun ini akan berada di kisaran 3,1%, naik 0,2 poin persentase dari perkiraan Oktober. ‘Ketahanan’ yang tak terduga di negara-negara maju dan berkembang menjadi alasan, hal tersebut diketahui dalam World Economic Outlook (WEO) terbaru.

“Pada saat yang sama, kita mengalami penurunan inflasi dan peningkatan pertumbuhan,” kata Kepala Ekonom IMF Pierre-Olivier Gourinchas kepada wartawan menjelang publikasi laporan tersebut, dikutip AFP, Selasa (30/1/2024).

“Ini bukan hanya cerita AS (Amerika Serikat). Ada banyak sekali ketahanan di banyak negara pada tahun lalu dan memasuki tahun 2024,” katanya, menyoroti negara-negara lain seperti China, Rusia, Brasil, dan India.

Meskipun ada peningkatan, pertumbuhan global diperkirakan akan tetap berada di bawah rata-rata historis sebesar 3,8% pada tahun ini dan tahun depan. Ini karena dampak lanjutan dari kenaikan suku bunga, penarikan dukungan pemerintah terkait pandemi dan masih rendahnya tingkat produktivitas.

Di antara negara-negara maju yang termasuk dalam Kelompok Tujuh (G7), pertumbuhan di negara-negara Eropa tampaknya akan tetap lemah. Sementara Jepang dan Kanada diperkirakan akan sedikit lebih baik.

Prospek inflasi IMF secara keseluruhan tetap tidak berubah pada angka 5,8 % untuk tahun 2024. Namun hal ini menutupi pergeseran mendasar yang signifikan antara negara-negara kaya dan miskin.

Inflasi di negara-negara maju diperkirakan sebesar 2,6% pada 2024, turun 0,4 poin persentase dari bulan Oktober. Sementara negara-negara emerging dan developing diperkirakan akan mencapai tingkat inflasi tahunan sebesar 8,1%, naik 0,3 poin persentase.

Sebagian besar kenaikan ini disebabkan oleh permasalahan yang sedang berlangsung di Argentina. Perlu diketahui, negara itu mengalami kenaikan harga konsumen melebihi 200% tahun lalu di tengah krisis ekonomi yang sedang berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengakuan Internasional: Menko AHY Terima Nanyang Distinguished Alumni Award 2025

22 November 2025 - 15:32

Kemenag Matangkan Persiapan Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional Pertama di Wajo

6 September 2025 - 21:20

Indonesia Borong 28 Medali di WorldSkills ASEAN 2025, Siap Jadi Tuan Rumah 2027

31 Agustus 2025 - 22:32

Chico Lorenzo Sebut Marc Marquez Masih Memiliki Kelemahan

8 Februari 2024 - 00:33

Laut Merah Mencekam, AS Minta Bantu China Hentikan Serangan Houthi

24 Januari 2024 - 22:11

Trending di Internasional