Menu

Mode Gelap
Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan

Internasional

Kemenag Matangkan Persiapan Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional Pertama di Wajo

badge-check


					Peninjauan sejumlah titik lokasi kegiatan MQKI di Pesantren As’adiyah, Sabtu (6/9). Perbesar

Peninjauan sejumlah titik lokasi kegiatan MQKI di Pesantren As’adiyah, Sabtu (6/9).

Wajo — Kementerian Agama terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional pertama. Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik, Media/Hubungan Masyarakat dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ismail Cawidu, bersama Direktur Pesantren, Basnang Said, meninjau langsung sejumlah titik lokasi kegiatan di Pesantren As’adiyah, Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (5/9/2025).

Ismail Cawidu menegaskan bahwa MQK Internasional yang akan berlangsung 1 – 7 Oktober 2025 merupakan etalase Kementerian Agama sekaligus wajah Indonesia di mata dunia. “Acara ini akan melibatkan 10 negara. Satu kesalahan kecil bisa menjadi sorotan publik. Karena itu, setiap detail harus diperhatikan dengan cermat, terutama dalam aspek pelayanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, suksesnya acara pembukaan akan menjadi kunci kelancaran rangkaian MQK. “Kalau pembukaan berjalan baik, semangat penyelenggaraan ke depan juga lebih positif. Karena itu, pembukaan harus sempurna sesuai kemampuan kita,” imbuhnya.

Ismail juga memberi perhatian pada media center sebagai pintu utama informasi MQK. “Media harus dilayani dengan baik. Siapkan fasilitas memadai, termasuk transportasi khusus. Berita positif tentang MQK harus mengalir sejak persiapan hingga penutupan,” jelasnya.

Peninjauan dilakukan di tiga titik utama. Pesantren As’adiyah Lapongkoda disiapkan sebagai lokasi perlombaan MQK antarsantri se-Indonesia. Kampus Ma’had Aly As’adiyah akan menjadi arena perlombaan tingkat Asia Tenggara dan Ma’had Aly. Sementara itu, Kampus As’adiyah Macanang diproyeksikan sebagai lokasi pembukaan MQK Internasional.

Fasilitas yang dicek meliputi ruang lomba, akomodasi peserta, ruang transit tamu, gedung acara pembukaan, hingga jalur akses transportasi.

Direktur Pesantren, Basnang Said, menyampaikan bahwa persiapan ini melibatkan koordinasi lintas pihak, mulai dari panitia pusat, vendor, hingga pemerintah daerah. “Kami memastikan semua kebutuhan teknis dan nonteknis, mulai dari penempatan tamu, kesiapan listrik dan tenda, sampai toilet darurat. Semua harus sesuai standar agar MQK Internasional berjalan sukses,” ungkapnya.

Basnang menambahkan, kenyamanan peserta, ulama, dan tamu undangan menjadi prioritas. “Panitia juga sudah menyiapkan skema penjemputan di bandara,” ujarnya.

MQK Internasional I di Wajo akan diikuti peserta dari dalam dan luar negeri. Selain lomba, akan hadir pula rangkaian kegiatan pendukung seperti expo kemandirian pesantren, fajr inspiration, perkemahan pramuka santri nusantara, hingga penampilan seni. (Rls/red)

 

Baca Lainnya

Seluruh Usulan Anambas Disetujui dalam Finalisasi Sinkronisasi RTRW Kepri

22 Juli 2026 - 18:44

Program CKG di Anambas Capai 4.000 Peserta, Pemeriksaan Dilakukan Bertahap per Desa

22 Juli 2026 - 11:50

Anambas Bidik Wisatawan Hong Kong, Tawarkan Pesona “The Hidden Paradise” Indonesia

22 Juli 2026 - 11:47

Pemkab Anambas Genjot Penyelesaian Tindak Lanjut Temuan BPK RI Sebelum 2 Agustus

21 Juli 2026 - 13:09

Pemkab Anambas Matangkan Persiapan Upacara Hari Anak Nasional 2026

21 Juli 2026 - 13:00

Trending di Daerah