Menu

Mode Gelap
Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan residen Prabowo Serahkan Hewan Kurban untuk Warga Batam, Pemko Ajak Perkuat Solidaritas

Daerah

Riswandi Tegaskan GEBER Akan Kawal Ketat Peredaran Rokok Ilegal di Kepri

badge-check


					Perwakilan Aliansi Gerakan Bersama (GEBER) saat berdialog dengan Kepala Bea Cukai Tanjungpinang, Joko Pri Sukmono, usai aksi damai terkait peredaran rokok non cukai, Senin (25/8). Perbesar

Perwakilan Aliansi Gerakan Bersama (GEBER) saat berdialog dengan Kepala Bea Cukai Tanjungpinang, Joko Pri Sukmono, usai aksi damai terkait peredaran rokok non cukai, Senin (25/8).

Tanjungpinang – Aliansi Gerakan Bersama (GEBER) bersama LSM Gerakan Tuntas Korupsi (GETUK) Provinsi Kepri, Senin 25 Agustus 2025, turun ke jalan untuk menggelar aksi damai menyoroti maraknya peredaran rokok non cukai asal Batam. Produk ilegal tersebut diduga merugikan negara hingga miliaran rupiah setiap bulannya sekaligus menjadi lahan subur bagi mafia rokok.

Aksi damai yang semula akan dilakukan di depan Kantor Bea Cukai Tanjungpinang beralih menjadi dialog interaktif. Sebelum pukul 09.00 WIB, Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang, Joko Pri Sukmono, langsung menyambut rombongan aksi dan mempersilakan mereka masuk ke ruang rapat.

Juru Bicara GEBER Kepri, Ustadz Riswandi, S.Ag, menegaskan bahwa dialog ini merupakan langkah strategis agar aspirasi masyarakat tersampaikan langsung kepada pengambil kebijakan.

“Atas pertimbangan itu, langkah persuasif lebih kami kedepankan. Aspirasi yang kami bawa justru bisa tersampaikan langsung melalui dialog resmi dengan pihak Bea Cukai,” ujar Riswandi.

Ia menegaskan, keberhasilan aksi damai kali ini tidak diukur dari lamanya orasi di jalan, melainkan dari efektivitas menyampaikan tuntutan secara langsung.

“Kami tetap konsisten mengawal isu rokok ilegal dan dampaknya bagi masyarakat. Dialog hari ini adalah langkah awal, bukan akhir. GEBER akan terus mengawasi tindak lanjut Bea Cukai dalam menegakkan aturan dan melindungi kepentingan masyarakat Kepri,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Tanjungpinang, Joko Pri Sukmono, mengapresiasi sikap GEBER yang memilih jalur dialogis. Ia mengakui adanya kelemahan dalam penegakan hukum dan menekankan pentingnya kerja sama lintas aparat.

“Kita sesama APH saling berkoordinasi dan masalah rokok ini sudah lama. Memang kita akui ada kelemahan di penegakkan hukum, dan Bea Cukai tidak bisa bekerja sendiri makanya kami minta didampingi pihak Polres, Satpol PP dan TNI,” kata Joko Pri Sukmono.

“Kami sangat terbuka untuk berdiskusi, kalaupun masih ada kekurangan tolong dikoreksi. Kita minta kepada bapak-bapak yang hadir hari ini tolong informasikan ke kita kalau ada masuk rokok non cukai ke sini dan bareng-bareng kita tangkap itu harapan kami,” tambahnya.

Dengan dialog ini, GEBER menilai pintu komunikasi terbuka lebar. Namun, Riswandi menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal, bahkan siap menggelar aksi lanjutan dengan massa lebih besar jika tidak ada perubahan signifikan dalam penanganan rokok ilegal di Kepri. (SS)

Baca Lainnya

Sambut Hari Jadi Anambas, Semangat Toleransi Menggema dari Masjid hingga Vihara

14 Juni 2026 - 23:08

Bupati Aneng Ajak Media Jelajahi Bukit Batu Tabir, Angkat Potensi Wisata dan Konservasi

14 Juni 2026 - 19:40

Aneng Lepas Semangat Kontingen Jamnas 2026, Siapkan Pramuka Anambas Tampil Maksimal

13 Juni 2026 - 17:37

Kwarcab Anambas Dorong Literasi Digital Peserta Jamnas 2026

13 Juni 2026 - 17:34

Bupati Aneng dan Wabup Bayu Panen Raya Padi di Pesisir Timur, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

13 Juni 2026 - 17:30

Trending di Daerah