Anambas – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar sejumlah kegiatan selama bulan suci Ramadan sebagai upaya memperkuat nilai keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat, Selasa (10/3/2026).
Ketua GOW Kabupaten Kepulauan Anambas, Ny. Kustiorini Raja Bayu, mengatakan bahwa salah satu agenda yang telah dilaksanakan adalah pembagian takjil kepada masyarakat yang dilakukan bersama sejumlah organisasi wanita.
“Di bulan Ramadan ini Alhamdulillah GOW berkolaborasi dengan 14 organisasi wanita melakukan pembagian takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi momen berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, GOW juga melaksanakan kegiatan khataman Al-Qur’an yang diikuti para pengurus organisasi wanita di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Menurut Kustiorini, kegiatan khataman Al-Qur’an tersebut telah dilaksanakan sebanyak tiga kali, baik secara daring maupun luring.
“Alhamdulillah kami juga melaksanakan khataman Al-Qur’an sebanyak tiga kali, dilakukan secara online dan offline. Untuk kegiatan offline kemarin dilaksanakan bersama ustaz di Masjid Nurul Ikhsan, Tarempa,” jelasnya.
Pada Ramadan tahun ini, GOW juga menginisiasi kegiatan i’tikaf bersama yang akan digelar bekerja sama dengan pengurus Masjid Nurul Ikhsan serta organisasi kepemudaan Permata.
Ia menjelaskan, pemilihan lokasi kegiatan mempertimbangkan akses yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, khususnya bagi para lansia.
“Kami memilih masjid yang aksesnya tidak terlalu jauh agar memudahkan ibu-ibu maupun bapak-bapak yang sudah sepuh untuk ikut berpartisipasi,” katanya.
Kegiatan i’tikaf tersebut dijadwalkan berlangsung selama delapan malam terakhir Ramadan, mulai malam ke-23 hingga malam ke-30 Ramadan di Masjid Nurul Ikhsan, Tarempa.
Adapun rangkaian kegiatan i’tikaf yang disusun panitia antara lain:
20.00 – 21.00 WIB: Persiapan, salat Isya berjamaah, serta salat Tarawih dan Witir.
21.00 – 22.00 WIB: Istirahat sejenak atau kembali ke rumah untuk persiapan i’tikaf.
22.00 – 23.00 WIB: Salat sunah Tasbih dilanjutkan dengan zikir.
23.00 – 00.00 WIB: Istirahat sejenak atau tidur sekejap.
00.00 – 02.30 WIB: Salat Tahajud atau Qiyamul Lail berjamaah dipimpin imam.
02.30 – 03.30 WIB: Persiapan sahur bersama jamaah i’tikaf.
03.30 – 04.30 WIB: Tadarus Al-Qur’an serta persiapan salat Subuh.
04.30 WIB – selesai: Salat Subuh berjamaah, zikir pagi, dan kajian singkat.
Kustiorini berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah serta melakukan introspeksi diri di bulan suci Ramadan.
“Semoga melalui kegiatan ini kita bisa lebih memperbanyak ibadah, bersabar diri, dan bermuhasabah agar ke depan menjadi pribadi yang lebih baik. Harapannya ibadah masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas semakin meningkat,” pungkasnya. (Azmi)













