Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

News

Kapolres Anambas Pastikan Penyelidikan Penemuan Tengkorak dan Tulang Belulang di Pulau Noran

badge-check


					Barang bukti berupa tengkorak dan potongan tulang-belulang manusia yang ditemukan di Pulau Noran, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kute Siantan, saat dilakukan olah TKP oleh tim Sat Reskrim Polres Kepulauan Anambas, Selasa (16/9), Sumber Foto: Polres Anambas. Perbesar

Barang bukti berupa tengkorak dan potongan tulang-belulang manusia yang ditemukan di Pulau Noran, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kute Siantan, saat dilakukan olah TKP oleh tim Sat Reskrim Polres Kepulauan Anambas, Selasa (16/9), Sumber Foto: Polres Anambas.

Anambas – Penemuan tulang-belulang yang diduga milik manusia di Pulau Noran, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kute Siantan, kini tengah dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian, Selasa (16/9/2025).

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa proses identifikasi dan penyelidikan sedang berjalan untuk memastikan asal-usul serta kondisi temuan tersebut.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan masyarakat pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB kepada Bhabinkamtibmas Desa Batu Ampar, setelah seorang nelayan bernama Riki secara tidak sengaja menemukan tulang-belulang saat berlindung dari cuaca buruk di Pulau Noran.

Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian, S.H., bersama personel dan tim medis dari Puskesmas Kute Siantan segera menuju lokasi kejadian. Sekitar pukul 10.05 WIB, tim tiba di TKP dan melakukan pengamanan dengan memasang garis polisi.

Tim Sat Reskrim Polres Kepulauan Anambas kemudian melakukan olah TKP serta pengambilan barang bukti tulang menggunakan peralatan identifikasi khusus.

“Tim kami telah melakukan pemeriksaan awal dan membawa tulang-belulang tersebut ke RSUD Lapangan Palmatak untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut,” ujar Kapolres Anambas.

Pemeriksaan medis dilakukan oleh dr. Sukma guna mengidentifikasi jenis kelamin, umur, dan kemungkinan penyebab kematian. Namun hingga kini hasil visum eksternal (VER) dari rumah sakit belum diterima pihak kepolisian.

Menurut keterangan saksi, Marwan, penemuan tulang-belulang ini bermula dari cerita Riki yang terkena angin kencang saat mencari cumi-cumi dan memutuskan berteduh di Pulau Noran. Saat menyalakan senter, ia melihat tulang-belulang dan merasa ketakutan sehingga melapor ke desa.

“Adapun tulang-belulang yang ditemukan berupa tengkorak kepala dan beberapa bagian tulang lain yang tidak lengkap. Identitas dan jenis kelamin belum dapat dipastikan,” ujar Kapolres Anambas.

“Langkah kepolisian saat ini mencakup pengamanan TKP, pengumpulan barang bukti, permintaan visum/verifikasi medis, serta penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kronologi dan asal usul temuan tersebut,” jelasnya.

Kapolres Anambas juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penyelidikan kepada pihak berwajib. (Azmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Soal DBH Migas, Pemkab Anambas Datangi Ditjen Migas ESDM

23 Januari 2026 - 21:13

Kasus Penganiayaan di Tarempa Barat Diselesaikan Damai, Polisi Kedepankan Restorative Justice

23 Januari 2026 - 09:42

Penanganan Limbah B3 di Batu Ampar, Bea Cukai Batam Mulai Reekspor Bertahap

23 Januari 2026 - 09:36

Perjuangkan Keadilan Fiskal, Bupati Anambas Audiensi dengan DJPK Kementerian Keuangan RI

22 Januari 2026 - 19:52

Bupati Aneng Bahas Arah Pembangunan Anambas Bersama Bappenas RI di Jakarta

22 Januari 2026 - 19:47

Trending di Anambas