Anambas – Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kepulauan Anambas tengah menyiapkan langkah strategis pengendalian inflasi jangka menengah. Saat dikonfirmasi Media ini, Kepala Bagian Ekonomi Setda Anambas, Yohanes, menyebut pihaknya kini menyusun roadmap pengendalian inflasi untuk periode 2025 hingga 2027.
“Dalam dokumen itu kami memuat sejumlah program, mulai dari pengendalian stok hingga penguatan cadangan pangan pemerintah,” kata Yohanes saat di wawancara di ruang kerjanya, Kamis (25/9/2025).
Menurutnya, Bagian Ekonomi berperan sebagai koordinator lintas perangkat daerah. Beberapa dinas yang terlibat antara lain Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, DP3, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Dinas Sosial. Tak hanya itu, instansi vertikal seperti Bulog dan Syahbandar juga masuk dalam jejaring koordinasi.
“Eksekusi program tetap ada di perangkat daerah. Kami hanya memastikan visi dan misi bupati, khususnya poin tentang pembangunan ekonomi dan pengendalian inflasi, bisa berjalan seirama,” ujar Yohanes.
Ia menambahkan, koordinasi rutin dengan Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Perekonomian juga dilakukan setiap hari, terutama membahas kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah.
Beberapa rencana yang kini digodok antara lain penambahan stok beras cadangan pemerintah, perluasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Bulog, serta penguatan rumah pangan.
“Fokus kami adalah menjaga ketersediaan, stabilitas harga, dan pertumbuhan ekonomi Anambas tetap terkendali,” kata Yohanes. (Azmi)













