Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Bupati Aneng Hadirkan Layanan Kesehatan Bergerak di Desa Munjan

badge-check


					Bupati Kepulauan Anambas, Aneng saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DPTK) di Desa Munjan, Kecamatan Siantan Timur, Jumat (3/10). Perbesar

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DPTK) di Desa Munjan, Kecamatan Siantan Timur, Jumat (3/10).

Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) di Desa Munjan, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat, (3/10/2025).

Program ini menyasar daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan (DPTK) dengan tujuan memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan pemerataan layanan kesehatan menjadi tantangan besar di wilayah kepulauan.

“Permasalahan utama yang kita hadapi adalah keterbatasan akses, terutama bagi daerah terpencil. Melalui PKB, kita berupaya mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Aneng.

Kegiatan PKB di Desa Munjan merupakan bagian dari program yang didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Kesehatan Tahun Anggaran 2025. Tenaga medis dari puskesmas dan rumah sakit dikerahkan untuk memberikan pelayanan langsung kepada warga desa yang jauh dari fasilitas kesehatan.

Bupati Aneng juga mengingatkan agar tenaga medis tetap menjaga etika, keramahan, dan kesantunan dalam melayani masyarakat meski menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

“Harapan kita, masyarakat di seluruh pelosok Anambas, termasuk desa-desa perbatasan, bisa merasakan layanan kesehatan yang merata,” katanya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara di wilayah kepulauan terluar. (Azmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Soal DBH Migas, Pemkab Anambas Datangi Ditjen Migas ESDM

23 Januari 2026 - 21:13

Kasus Penganiayaan di Tarempa Barat Diselesaikan Damai, Polisi Kedepankan Restorative Justice

23 Januari 2026 - 09:42

Penanganan Limbah B3 di Batu Ampar, Bea Cukai Batam Mulai Reekspor Bertahap

23 Januari 2026 - 09:36

Perjuangkan Keadilan Fiskal, Bupati Anambas Audiensi dengan DJPK Kementerian Keuangan RI

22 Januari 2026 - 19:52

Kajati Kepri Resmi Lantik Asisten Pemulihan Aset Baru

22 Januari 2026 - 18:08

Trending di Daerah