Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Diduga Anggota Timsus Gubernur Kepri Terlibat Perdebatan Kasar di Grup WhatsApp

badge-check


					Ilustrasi gambar perdebatan bernada keras di salah satu grup WhatsApp, Sabtu(4/10). Perbesar

Ilustrasi gambar perdebatan bernada keras di salah satu grup WhatsApp, Sabtu(4/10).

Tanjungpinang — Seorang yang disebut sebagai anggota Tim Khusus (Timsus) Gubernur Kepulauan Riau diduga terlibat dalam perdebatan bernada keras di salah satu grup WhatsApp, Sabtu (4/10/2025).

Dari informasi yang beredar di kalangan terbatas, percakapan itu terekam dalam pesan suara yang memperdengarkan nada kemarahan dan ucapan kasar terhadap seseorang di dalam grup tersebut.

Dalam potongan pesan suara yang diduga berasal dari oknum tersebut, terdengar ucapan:

“Kau memang manusia tidak tau diri, aku ambil kau itu, kau itu dibuang dari Partai lain, aku pikir kau ni orang baik, memang manusia pantek la kau ini.”

Kata bernada kasar itu disebutkan berulang kali dengan nada tinggi. Beberapa anggota grup menilai ucapan itu terkesan mengandung unsur penghinaan dan menyerang pribadi seseorang secara terbuka.

Salah satu anggota grup yang enggan disebutkan namanya menyayangkan cara komunikasi tersebut.

“Kami tidak menyangka perdebatan di grup bisa sampai seperti itu. Seharusnya bisa disampaikan dengan cara yang lebih santun,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi maupun klarifikasi dari pihak yang disebut-sebut sebagai anggota Timsus Gubernur Kepri terkait peristiwa itu.

Sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan daerah, pejabat publik diharapkan tetap menjaga etika dan bahasa dalam komunikasi, baik di ruang publik maupun di media sosial, agar menjadi teladan bagi masyarakat. (Ris)

Baca Lainnya

Wabup Anambas Terima Audiensi Anambas Foundation Bahas Pengelolaan Ekosistem Hulu-Hilir

11 September 2026 - 12:04

BLT DD Desa Liuk Disalurkan, Camat Ingatkan Warga Gunakan Bantuan dengan Bijak

10 September 2026 - 15:58

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

Trending di Daerah