Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Kabut Informasi di Balik Dugaan Operasi PSO Bea dan Cukai Batam terhadap Kapal Abrar Jaya

badge-check


					Gedung Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bea dan Cukai Batam terkait kabar dugaan penangkapan kapal cepat Abrar Jaya di perairan Barelang. (Foto: Dok. Istimewa /googlemaps). Rabu (5/11). Perbesar

Gedung Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bea dan Cukai Batam terkait kabar dugaan penangkapan kapal cepat Abrar Jaya di perairan Barelang. (Foto: Dok. Istimewa /googlemaps). Rabu (5/11).

Batam – Kabar mengenai penangkapan kapal cepat Abrar Jaya di perairan Barelang pada 9 Juli 2025 memunculkan pertanyaan baru soal koordinasi dan alur informasi di internal Bea dan Cukai Batam.

Kapal bermesin tiga Yamaha 200 PK itu disebut membawa muatan rokok ilegal senilai sekitar Rp700 juta, sementara nilai kapalnya ditaksir mencapai Rp1 miliar. Namun, hingga kini belum ada kejelasan siapa yang benar-benar melakukan penindakan di lapangan.

Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam, Zaky Firmansyah, saat dihubungi melalui sambungan pesan singkat WhatsApp tidak merespons permintaan konfirmasi.

Namun kemudian melalui pesan singkat ia menyampaikan, “Silakan hub Humas kami ya pak.” tulisnya, Rabu (5/11/2025).

Keterangan itu diikuti oleh pernyataan dari Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Kantor Bea dan Cukai Batam, Evi Octavia, yang menegaskan, “Kami dari KPU BC Batam tidak pernah menangkap kapal Abrar Jaya, mungkin bisa ditanyakan ke PSO Batam.” tegasnya.

Evi juga menambahkan, “Untuk selanjutnya terkait konfirmasi berita agar menghubungi nomor humas.” tambahnya.

Pernyataan berbeda di tingkat struktural Bea dan Cukai ini memunculkan dugaan adanya ketidaksinkronan informasi antara unit Patroli Sektor Operasi (PSO) dengan pejabat di Kantor Pelayanan Utama (KPU). Jika benar operasi tersebut melibatkan PSO, seharusnya setiap kegiatan penindakan di lapangan tercatat dalam laporan resmi institusi.

Sebelumnya, sejumlah sumber di lapangan menyebut bahwa Abrar Jaya sempat diamankan oleh petugas patroli laut di sekitar perairan Sungai Boloh, Jembatan 6 Barelang. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari unit PSO Bea dan Cukai Batam yang dapat mengonfirmasi kebenaran informasi itu.

Situasi ini semakin memperkuat dugaan adanya tumpang tindih komunikasi di internal Bea dan Cukai Batam antara bidang operasi dan bidang pelayanan utama.

Sementara itu, Gennews.id masih berupaya mengonfirmasi informasi ini ke unit Patroli Sektor Operasi (PSO) Bea dan Cukai Batam untuk memperoleh penjelasan resmi terkait kegiatan patroli di perairan Barelang pada tanggal tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi tambahan dari pihak Bea dan Cukai Batam terkait keberadaan kapal Abrar Jaya maupun status penindakan yang disebut-sebut terjadi di wilayah perairan Batam.

Kabut yang menggantung di Sungai Boloh malam itu kini seolah menjadi simbol dari kabut informasi yang belum juga terurai di tubuh Bea dan Cukai Batam antara fakta di lapangan dan laporan yang masih samar di meja institusi. (Reza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Soal DBH Migas, Pemkab Anambas Datangi Ditjen Migas ESDM

23 Januari 2026 - 21:13

Kasus Penganiayaan di Tarempa Barat Diselesaikan Damai, Polisi Kedepankan Restorative Justice

23 Januari 2026 - 09:42

Penanganan Limbah B3 di Batu Ampar, Bea Cukai Batam Mulai Reekspor Bertahap

23 Januari 2026 - 09:36

Perjuangkan Keadilan Fiskal, Bupati Anambas Audiensi dengan DJPK Kementerian Keuangan RI

22 Januari 2026 - 19:52

Kajati Kepri Resmi Lantik Asisten Pemulihan Aset Baru

22 Januari 2026 - 18:08

Trending di Daerah