Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Hulubalang LAM Tanjungpinang Apresiasi Sambutan Silat Melayu Malaysia

badge-check


					Para tokoh Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanjungpinang bersama tamu undangan terlihat mengenakan busana adat Melayu saat menghadiri rangkaian kegiatan penandatanganan MoU dengan Persatuan Dunia Seni Silat Melayu Malaysia. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh nilai budaya serumpun, Jum'at (14/11). Perbesar

Para tokoh Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanjungpinang bersama tamu undangan terlihat mengenakan busana adat Melayu saat menghadiri rangkaian kegiatan penandatanganan MoU dengan Persatuan Dunia Seni Silat Melayu Malaysia. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh nilai budaya serumpun, Jum'at (14/11).

Tanjungpinang – Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanjungpinang memberikan apresiasi tinggi atas sambutan hangat dari Persatuan Dunia Seni Silat Melayu Malaysia dalam agenda penandatanganan Memorandum Persefahaman (MoU) antara kedua pihak. Momen ini berlangsung penuh nuansa adat dan persaudaraan serumpun, Jum’at (14/11/2025).

Ketua Hulubalang LAM Tanjungpinang, Dato Yudi Irawan, menyebut kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata memperkuat hubungan budaya antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dalam pelestarian seni silat dan adat Melayu.

“Kami menghargai sambutan mulia dari saudara-saudara di Malaysia. Ini bukti bahwa warisan Melayu tetap hidup dan disatukan oleh adat serta persaudaraan yang tidak lekang oleh waktu,” ujar Dato Yudi.

Fokus Penguatan Budaya Serantau

MoU ini memuat empat poin kerja sama strategis, di antaranya:

• pengembangan dan promosi seni silat Melayu,

• pertukaran pengetahuan dan pelatihan budaya,

• program bersama seperti festival, seminar, dan pendidikan budaya,

• serta upaya menjaga marwah dan identitas Melayu di tengah arus globalisasi.

Menurut LAM Tanjungpinang, kolaborasi ini diharapkan menjadi momentum penting menguatkan diplomasi budaya lintas negara dan membuka ruang yang lebih luas bagi kegiatan kebudayaan Melayu di tingkat regional.

Pihak Persatuan Dunia Seni Silat Melayu Malaysia menegaskan bahwa silat dan adat Melayu adalah warisan bersama yang harus dijaga dengan semangat kebersamaan. Mereka menyambut baik komitmen LAM Tanjungpinang dalam pelestarian seni dan nilai adat serantau.

Titik Awal Kerja Sama Lebih Luas

Dato Yudi menilai MoU tersebut menjadi tonggak untuk memperkaya jaringan kebudayaan Melayu, sekaligus memperkuat hubungan serumpun yang sudah terjalin sejak lama.

“Kerja sama ini adalah bentuk penghormatan kepada warisan Melayu sekaligus komitmen untuk memastikan generasi masa depan tetap mengenal akar budayanya,” kata Dato Yudi.

Dengan penandatanganan ini, kedua lembaga berharap dapat menghadirkan lebih banyak kegiatan budaya lintas negara guna mengangkat martabat Melayu di kawasan regional maupun internasional. (Reza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hibah Rp7,7 Miliar ke APH di Tanjungpinang Tuai Sorotan, GAMNR Minta Ditunda

12 Maret 2026 - 18:45

Kades Candi Anggarkan Rp137 Juta Dana Desa untuk Tekan Stunting

11 Maret 2026 - 23:33

Kepala Desa Candi Pastikan Penyaluran BLT-DD 2026 Tepat Sasaran

11 Maret 2026 - 23:30

Ketua DPRD Anambas: Ramadan Momentum Perkuat Silaturahmi dan Pelayanan Publik

11 Maret 2026 - 23:16

BKMT Kota Tanjungpinang Gelar Khatmil Qur’an dan Santunan Dhuafa di Masjid Agung Al-Hikmah

11 Maret 2026 - 15:08

Trending di Daerah