Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Hulubalang LAM Tanjungpinang Apresiasi Sambutan Silat Melayu Malaysia

badge-check


					Para tokoh Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanjungpinang bersama tamu undangan terlihat mengenakan busana adat Melayu saat menghadiri rangkaian kegiatan penandatanganan MoU dengan Persatuan Dunia Seni Silat Melayu Malaysia. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh nilai budaya serumpun, Jum'at (14/11). Perbesar

Para tokoh Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanjungpinang bersama tamu undangan terlihat mengenakan busana adat Melayu saat menghadiri rangkaian kegiatan penandatanganan MoU dengan Persatuan Dunia Seni Silat Melayu Malaysia. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh nilai budaya serumpun, Jum'at (14/11).

Tanjungpinang – Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanjungpinang memberikan apresiasi tinggi atas sambutan hangat dari Persatuan Dunia Seni Silat Melayu Malaysia dalam agenda penandatanganan Memorandum Persefahaman (MoU) antara kedua pihak. Momen ini berlangsung penuh nuansa adat dan persaudaraan serumpun, Jum’at (14/11/2025).

Ketua Hulubalang LAM Tanjungpinang, Dato Yudi Irawan, menyebut kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata memperkuat hubungan budaya antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dalam pelestarian seni silat dan adat Melayu.

“Kami menghargai sambutan mulia dari saudara-saudara di Malaysia. Ini bukti bahwa warisan Melayu tetap hidup dan disatukan oleh adat serta persaudaraan yang tidak lekang oleh waktu,” ujar Dato Yudi.

Fokus Penguatan Budaya Serantau

MoU ini memuat empat poin kerja sama strategis, di antaranya:

• pengembangan dan promosi seni silat Melayu,

• pertukaran pengetahuan dan pelatihan budaya,

• program bersama seperti festival, seminar, dan pendidikan budaya,

• serta upaya menjaga marwah dan identitas Melayu di tengah arus globalisasi.

Menurut LAM Tanjungpinang, kolaborasi ini diharapkan menjadi momentum penting menguatkan diplomasi budaya lintas negara dan membuka ruang yang lebih luas bagi kegiatan kebudayaan Melayu di tingkat regional.

Pihak Persatuan Dunia Seni Silat Melayu Malaysia menegaskan bahwa silat dan adat Melayu adalah warisan bersama yang harus dijaga dengan semangat kebersamaan. Mereka menyambut baik komitmen LAM Tanjungpinang dalam pelestarian seni dan nilai adat serantau.

Titik Awal Kerja Sama Lebih Luas

Dato Yudi menilai MoU tersebut menjadi tonggak untuk memperkaya jaringan kebudayaan Melayu, sekaligus memperkuat hubungan serumpun yang sudah terjalin sejak lama.

“Kerja sama ini adalah bentuk penghormatan kepada warisan Melayu sekaligus komitmen untuk memastikan generasi masa depan tetap mengenal akar budayanya,” kata Dato Yudi.

Dengan penandatanganan ini, kedua lembaga berharap dapat menghadirkan lebih banyak kegiatan budaya lintas negara guna mengangkat martabat Melayu di kawasan regional maupun internasional. (Reza)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Proyek PT PHR Rp1,5 T Dilaporkan ke Kejagung, RCW Soroti Dugaan Suap

2 September 2026 - 16:59

Trending di Daerah