Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Tatap Muka dengan Kapolda Kepri, Bupati Anambas Bahas Nelayan dan Tantangan Daerah

badge-check


					Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin menerima cenderamata dari Bupati Kepulauan Anambas, Aneng dalam kegiatan tatap muka bersama masyarakat di Tarempa, Kamis (14/5/2026). Perbesar

Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin menerima cenderamata dari Bupati Kepulauan Anambas, Aneng dalam kegiatan tatap muka bersama masyarakat di Tarempa, Kamis (14/5/2026).

Anambas – Anambas – Dalam kegiatan tatap muka Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin bersama nelayan, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir, Kamis (14/5/2026).

Sebagai evaluasi, Bupati menyampaikan bahwa sekitar 96 persen masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan nelayan. Ia berharap Kapolda dapat menyampaikan ke pemerintah pusat agar daerah memperoleh manfaat yang lebih dari hasil sumber daya yang dimiliki.

Ia mengungkapkan, hasil perikanan dari Anambas sangat besar dan terus keluar setiap tahunnya, namun belum memberikan dampak signifikan bagi daerah.

Selain itu, Anambas juga dikenal sebagai daerah penghasil minyak. Namun, menurutnya, masyarakat belum sepenuhnya merasakan manfaat dari sektor tersebut, sementara kebutuhan belanja daerah cukup besar.

Bupati menegaskan, dalam pengelolaan anggaran, pemerintah daerah memilih menggunakan angka riil dan tidak berbasis asumsi guna menghindari beban utang di masa mendatang.

“Kalau kami pakai asumsi, maka setiap tahun kami akan berutang. Itu yang tidak kami inginkan karena akan membebani masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah melakukan efisiensi anggaran, termasuk pembatasan alokasi pada masing-masing OPD, sebagai langkah menjaga stabilitas keuangan daerah.

Dalam hal kebutuhan pokok, Bupati mengatakan pemerintah daerah bersama Polres Anambas terus berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, terutama menghadapi tantangan distribusi di wilayah kepulauan.

“Kami belajar dari tahun sebelumnya, pasokan harus dijaga agar tidak terjadi kelangkaan,” katanya.

Bupati juga menyoroti sektor perikanan, khususnya terkait distribusi hasil tangkapan. Ia menyebut kondisi saat ini mulai membaik dengan bertambahnya sarana angkut, sehingga tercipta persaingan yang berdampak pada harga jual yang lebih baik bagi nelayan.

Ia menambahkan, perhatian Kapolda Kepri terhadap kondisi nelayan Anambas cukup besar. Dalam setiap komunikasi, persoalan nelayan selalu menjadi perhatian.

“Artinya nelayan di Kabupaten Kepulauan Anambas ada di hati Kapolda kita,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan Kapolda ke Anambas menjadi bentuk kepedulian untuk melihat langsung kondisi masyarakat di wilayah perbatasan. (Azmi)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah