Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Dari Satpol PP ke Diskominfo: Jejak Anggaran Iklan Rp539 Juta di Era Hendri Kurniadi Disentil GAMNR

badge-check


					Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Provinsi Kepulauan Riau di Dompak, Tanjungpinang. Anggaran belanja jasa iklan, reklame, film dan pemotretan tahun 2024 menjadi sorotan.
Sumber foto: FB Satpol PP Kepri. Jum'at (6/3). Perbesar

Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Provinsi Kepulauan Riau di Dompak, Tanjungpinang. Anggaran belanja jasa iklan, reklame, film dan pemotretan tahun 2024 menjadi sorotan. Sumber foto: FB Satpol PP Kepri. Jum'at (6/3).

Tanjungpinang – Perjalanan Hendri Kurniadi menuju kursi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Kepulauan Riau ternyata menyimpan catatan yang cukup menarik. Bukan soal komunikasi digital atau pengelolaan informasi, melainkan soal anggaran iklan ketika ia masih memimpin Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kepri.

Data anggaran tahun 2024 mencatat, Satpol PP dan Damkar Kepri mengalokasikan belanja jasa iklan, reklame, film dan pemotretan sebesar Rp539.000.000. Angka ini kemudian memunculkan pertanyaan, mengingat Satpol PP dikenal sebagai lembaga yang tugas utamanya menegakkan Peraturan Daerah serta menjaga ketertiban umum, bukan lembaga yang identik dengan kegiatan publikasi.

Ketua Gerakan Anak Melayu Negeri Riau (GAMNR) Kota Tanjungpinang, Said Ahmad Syukri atau yang akrab disapa Sas Jhoni, menyebut fenomena tersebut sebagai ironi yang menarik untuk dicermati.

“Biasanya kalau bicara anggaran iklan, yang langsung terlintas tentu Diskominfo. Tapi ini justru muncul di Satpol PP, lembaga yang seharusnya lebih dikenal dengan penegakan perda,” ujar Sas Jhoni, Jum’at (6/3/2026).

Ia pun menyindir bahwa pengalaman tersebut mungkin menjadi bekal yang tidak disengaja ketika Hendri Kurniadi kini dipercaya memimpin Diskominfo Kepri.

“Kalau melihat datanya, mungkin urusan publikasi memang sudah tidak terlalu asing lagi. Waktu di Satpol PP saja sudah ada anggaran iklan ratusan juta rupiah,” katanya.

Bagi Sas Jhoni, situasi ini setidaknya menggambarkan bagaimana kegiatan publikasi pemerintah dapat muncul di berbagai Organisasi Perangkat Daerah, bahkan di instansi yang secara fungsi tidak identik dengan urusan komunikasi publik.

“Yang penting sekarang bagaimana pengelolaannya bisa lebih terbuka. Karena ketika anggaran publikasi muncul di banyak OPD, publik tentu ingin tahu tujuannya untuk apa, medianya siapa saja, dan apa hasilnya,” ujarnya.

Ia menilai transparansi menjadi hal penting agar penggunaan anggaran daerah tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

“Apalagi sekarang yang bersangkutan memimpin Diskominfo, dinas yang memang menjadi pusat pengelolaan informasi pemerintah. Justru di situlah publik berharap tata kelola publikasi bisa lebih jelas dan terukur,” kata Sas Jhoni.

Sindiran ini, menurutnya, bukan semata kritik personal, melainkan pengingat bahwa anggaran publikasi pemerintah perlu dikelola secara proporsional dan transparan, agar tidak menimbulkan kesan bahwa setiap OPD bisa dengan mudah mengalokasikan dana iklan dalam jumlah besar.

Catatan Redaksi: Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh konfirmasi dari Hendri Kurniadi terkait alokasi anggaran belanja jasa iklan di Satpol PP dan Damkar Kepri tahun 2024 tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab apabila yang bersangkutan memberikan klarifikasi. (Reza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Strategi Desa Sri Tanjung Tekan Stunting

7 Maret 2026 - 04:36

Kecamatan Siantan Gencarkan Kunjungan Lapangan untuk Tekan Angka Stunting

7 Maret 2026 - 04:33

Penggunaan Dana Pokir DPRD untuk Publikasi Disorot LSM Getuk Kepri

7 Maret 2026 - 00:57

Desa Tarempa Selatan Perkuat Posyandu untuk Tekan Stunting

6 Maret 2026 - 20:16

Ketua GOW Anambas Khatam Al-Qur’an di Masjid Nurul Ikhsan Tarempa

6 Maret 2026 - 19:25

Trending di Daerah