Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Desa Nyamuk Salurkan Dana Desa Sesuai Alokasi Prioritas: Ketahanan Pangan, BLT, dan Stunting

badge-check


					Kepala Desa Nyamuk, Adnan saat diwawancara, Senin (29/7). Perbesar

Kepala Desa Nyamuk, Adnan saat diwawancara, Senin (29/7).

Anambas – Pemerintah Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, mengklaim berhasil merealisasikan seluruh program prioritas nasional yang diamanatkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Realisasi program itu bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang totalnya mencapai Rp 2,3 miliar.

Kepala Desa Nyamuk, Adnan, menyebut alokasi anggaran desa dijalankan sesuai mandat pemerintah pusat.

“Yang menjadi prioritas desa yang harus dilaksanakan, 20 persen untuk ketahanan pangan, 5 persen untuk BLT DD, dan 12 persen untuk stunting. Program-program ini sudah terealisasikan semua,” kata Adnan kepada wartawan Genews.id dalam wawancara di Kedai Kopi depan Tarempa Beach, Senin, (29/9/2025).

Kendati demikian, kata dia, masih ada program yang belum tuntas sepenuhnya.

“Alhamdulillah sejauh ini semua program Pemerintah Desa Nyamuk terealisasi dengan baik. Hanya saja, BLT DD yang tersisa 3 bulan,” ujarnya.

Adnan mengungkapkan bahwa persoalan keuangan desa kerap terhambat oleh keterlambatan pencairan. Meski ADD Desa Nyamuk sekitar Rp 2,3 miliar, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) hanya Rp 1,2 miliar.

“Tiap tahunnya terus mengalami tunda bayar. Kalau ADD kami setiap bulan pencairan, tetapi kalau DD satu tahun hanya dua kali masuk ke rekening desa, tahap awal 60 persen dan tahap kedua 40 persen,” katanya.

Selain program prioritas, Desa Nyamuk juga membangun infrastruktur fisik. Tahun ini, dua proyek yang dikerjakan adalah pembangunan tulisan “Welcome To Desa Nyamuk” sebagai ikon desa serta gedung kesenian desa.

Adnan menegaskan, meski dihadapkan dengan kendala teknis pencairan anggaran, pemerintah desa berkomitmen menjalankan arah pembangunan nasional.

“Selama anggaran bisa dioptimalkan, program desa harus tetap jalan,” ujarnya. (Azmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Soal DBH Migas, Pemkab Anambas Datangi Ditjen Migas ESDM

23 Januari 2026 - 21:13

Kasus Penganiayaan di Tarempa Barat Diselesaikan Damai, Polisi Kedepankan Restorative Justice

23 Januari 2026 - 09:42

Penanganan Limbah B3 di Batu Ampar, Bea Cukai Batam Mulai Reekspor Bertahap

23 Januari 2026 - 09:36

Perjuangkan Keadilan Fiskal, Bupati Anambas Audiensi dengan DJPK Kementerian Keuangan RI

22 Januari 2026 - 19:52

Kajati Kepri Resmi Lantik Asisten Pemulihan Aset Baru

22 Januari 2026 - 18:08

Trending di Daerah