Anambas – Pemerintah Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, mengklaim berhasil merealisasikan seluruh program prioritas nasional yang diamanatkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Realisasi program itu bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang totalnya mencapai Rp 2,3 miliar.
Kepala Desa Nyamuk, Adnan, menyebut alokasi anggaran desa dijalankan sesuai mandat pemerintah pusat.
“Yang menjadi prioritas desa yang harus dilaksanakan, 20 persen untuk ketahanan pangan, 5 persen untuk BLT DD, dan 12 persen untuk stunting. Program-program ini sudah terealisasikan semua,” kata Adnan kepada wartawan Genews.id dalam wawancara di Kedai Kopi depan Tarempa Beach, Senin, (29/9/2025).
Kendati demikian, kata dia, masih ada program yang belum tuntas sepenuhnya.
“Alhamdulillah sejauh ini semua program Pemerintah Desa Nyamuk terealisasi dengan baik. Hanya saja, BLT DD yang tersisa 3 bulan,” ujarnya.
Adnan mengungkapkan bahwa persoalan keuangan desa kerap terhambat oleh keterlambatan pencairan. Meski ADD Desa Nyamuk sekitar Rp 2,3 miliar, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) hanya Rp 1,2 miliar.
“Tiap tahunnya terus mengalami tunda bayar. Kalau ADD kami setiap bulan pencairan, tetapi kalau DD satu tahun hanya dua kali masuk ke rekening desa, tahap awal 60 persen dan tahap kedua 40 persen,” katanya.
Selain program prioritas, Desa Nyamuk juga membangun infrastruktur fisik. Tahun ini, dua proyek yang dikerjakan adalah pembangunan tulisan “Welcome To Desa Nyamuk” sebagai ikon desa serta gedung kesenian desa.
Adnan menegaskan, meski dihadapkan dengan kendala teknis pencairan anggaran, pemerintah desa berkomitmen menjalankan arah pembangunan nasional.
“Selama anggaran bisa dioptimalkan, program desa harus tetap jalan,” ujarnya. (Azmi)













