Batam – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Batam Persatuan Pemuda Pulau-Pulau menghadiri undangan silaturahmi bersama Kapolresta Barelang yang baru, Kombes Pol Anggoro Wicaksono. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemuda daerah dan institusi kepolisian.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPC Kota Batam Persatuan Pemuda Pulau-Pulau, Norchulis, secara langsung menyematkan tanjak kepada Kapolresta Barelang. Penyematan tanjak dimaknai sebagai simbol jati diri anak Melayu, yang merepresentasikan marwah, adab, serta kearifan lokal masyarakat Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam.
Norchulis menjelaskan, tanjak bukan sekadar atribut budaya, melainkan lambang kehormatan dan identitas masyarakat Melayu yang sarat nilai filosofis.
“Tanjak adalah simbol kehormatan dan identitas Melayu. Penyematan ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus doa agar Kapolresta Barelang dapat menjalankan amanah dengan bijaksana, adil, serta berpihak pada ketertiban dan keamanan masyarakat,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).
Persatuan Pemuda Pulau-Pulau menilai silaturahmi tersebut sebagai langkah awal yang positif dalam memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemuda dan kepolisian. Sinergi ini dinilai penting dalam menjaga kondusivitas wilayah, merawat keberagaman, serta meneguhkan nilai-nilai budaya lokal sebagai fondasi harmoni sosial di Kota Batam.
Lebih lanjut, DPC Kota Batam Persatuan Pemuda Pulau-Pulau menegaskan komitmennya untuk terus berperan sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi Polri. Di sisi lain, organisasi kepemudaan ini juga berkomitmen menjaga serta melestarikan nilai adat dan budaya Melayu di tengah dinamika pembangunan dan kemajemukan masyarakat Batam.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi awal terbangunnya hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan elemen pemuda, guna menciptakan keamanan, ketertiban, serta kehidupan sosial yang harmonis di Kota Batam.(Red)













