Tanjungpinang — Gerakan Anak Melayu Negeri Riau (GAMNR) Kota Tanjungpinang menyampaikan keprihatinan atas proses hukum yang tengah berjalan terhadap konten kreator Ferry Kesuma terkait pemberitaan dugaan mafia tanah, Sabtu(6/12/2025).
Ketua GAMNR Kota Tanjungpinang, Said Ahmad Syukri alias Sas Jhoni, menegaskan pentingnya objektivitas aparat dalam menangani perkara tersebut. Ia berharap proses hukum dapat berjalan tanpa tekanan maupun intervensi pihak mana pun.
“Kami mendorong agar aparat penegak hukum bekerja dengan profesional, mengutamakan substansi perkara, dan tidak memberi ruang bagi prasangka publik tentang adanya intervensi dari pihak mana pun,” ujar Sasjoni.
Ia menambahkan bahwa ruang kebebasan berpendapat harus tetap dijaga dalam negara demokrasi. Kritik dan penyampaian informasi publik, katanya, tidak boleh membuat masyarakat takut bersuara.
Sas Jhoni kembali menegaskan bahwa kritik dan informasi publik merupakan bagian penting dari demokrasi, dan harus dijaga agar tidak berubah menjadi ruang yang menakutkan bagi masyarakat yang bersuara.
“Kami menyerukan agar proses hukum berjalan transparan, adil, dan tidak menimbulkan kesan pembungkaman terhadap suara kritis,” tutupnya. (Reza)













