Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Internasional

Laut Merah Mencekam, AS Minta Bantu China Hentikan Serangan Houthi

badge-check


					Momen petempur Houthi membajak kapal terkait Israel di Laut Merah beberapa waktu lalu (dok. Houthi Military Media/Handout via REUTERS)


Perbesar

Momen petempur Houthi membajak kapal terkait Israel di Laut Merah beberapa waktu lalu (dok. Houthi Military Media/Handout via REUTERS)

Gennews.id — Dilansir Reuters dan Al Arabiya, pada Rabu (24/1/2024) Pemerintah Amerika Serikat (AS) terus meminta bantuan pemerintah China untuk mendesak Iran agar mengendalikan kelompok Houthi karena terus menyerang kapal-kapal komersial di Laut Merah.

Diketahui, Washington sejauh ini hanya melihat sedikit tanda bantuan dari Beijing, hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah pejabat AS yang enggan disebut namanya seperti dikutip surat kabar Financial Times dalam laporannya pada Rabu (24/1) waktu setempat.

Sedangkan dalam laporan Financial Times itu bahwa AS telah berulang kali menyinggung masalah ini dengan para pejabat tinggi China dalam tiga bulan terakhir. Penasihat keamanan nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, dan wakilnya Jon Finer telah membahas masalah itu dalam pertemuan bulan ini di Washington dengan Kepala Departemen Hubungan Internasional Partai Komunis China, Liu Jianchao.

Sementara, Menteri Luar Negeri (Menlu) Antony Blinken juga mengangkat masalah ini dalam pertemuan dengan Menlu China Wang Yi.

Menurut laporan Financial Times, para pejabat AS meyakini hanya ada sedikit bukti bahwa China telah memberikan tekanan kepada Iran untuk mengendalikan Houthi, selain pernyataan normatif yang dirilis Beijing pekan lalu.

Pada Rabu (24/1) dini hari, militer AS kembali melancarkan serangan terhadap target Houthi di Yaman. Serangan itu dilaporkan menghancurkan dua rudal antikapal Houthi yang diarahkan ke Laut Merah dan siap untuk diluncurkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengakuan Internasional: Menko AHY Terima Nanyang Distinguished Alumni Award 2025

22 November 2025 - 15:32

Kemenag Matangkan Persiapan Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional Pertama di Wajo

6 September 2025 - 21:20

Indonesia Borong 28 Medali di WorldSkills ASEAN 2025, Siap Jadi Tuan Rumah 2027

31 Agustus 2025 - 22:32

Chico Lorenzo Sebut Marc Marquez Masih Memiliki Kelemahan

8 Februari 2024 - 00:33

Penjelasan IMF Soal Ekonomi Tahun 2024

30 Januari 2024 - 22:28

Trending di Bisnis