Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Lewat Dekranasda, Istri Bupati Anambas Angkat Kerajinan Lokal

badge-check


					Ketua Dekranasda Kabupaten Kepulauan Anambas, Ny. Sinta, menyampaikan sambutan pada acara Grand Opening Galeri Dekranasda Anambas, Senin (29/9). Perbesar

Ketua Dekranasda Kabupaten Kepulauan Anambas, Ny. Sinta, menyampaikan sambutan pada acara Grand Opening Galeri Dekranasda Anambas, Senin (29/9).

Anambas – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Anambas meresmikan galeri kerajinan sebagai pusat promosi dan pengembangan industri kreatif, Senin (29/9/2025). Sambutan peresmian disampaikan Ketua Dekranasda, Ny. Sinta, yang juga istri Bupati Kepulauan Anambas.

Dalam pidatonya, Sinta menyinggung sejarah panjang kain tenun Cual di Anambas yang berakar sejak 1863. Kala itu, Hajah Halimah, istri dari Haji Abdurrahman, dikenang sebagai perempuan pertama yang menghadirkan tenunan di Pulau Siantan. Dari tangan para perajin kemudian lahir ragam motif batik Cual khas Anambas, seperti bunga pucuk rebung, tudung saji, sampan layar, bulan purnama, hingga padang terbakar.

“Jika masa lalu melahirkan pionir seperti Hajah Halimah, maka hari ini kita berkumpul untuk melanjutkan jejak sejarah itu. Masyarakat Anambas memiliki akar budaya yang kuat dan potensi besar dalam melahirkan karya seni,” ujar Sinta.

Galeri Dekranasda ini diharapkan menjadi wadah untuk mengangkat kerajinan lokal, memperkuat ekonomi kreatif, dan menumbuhkan kebanggaan bersama. Sinta menyebut langkah ini bukan hanya soal pelestarian tradisi, tetapi juga strategi ekonomi berbasis budaya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Dekranasda, panitia acara, komunitas pengrajin, hingga para mitra usaha yang ikut menopang berdirinya galeri tersebut.

“Dengan ketulusan hati, kerja keras, dan dedikasi luar biasa, para pengurus telah berjuang tanpa lelah,” katanya.

Acara peresmian ditutup dengan pantun khas Melayu yang mengajak masyarakat terus mendukung perkembangan galeri.

“Tenun Mak Teh terkenal seluruh negeri, karya indah jadi idaman. Mohon dukungan Galeri Dekranasda ini, kearifan lokal terus kita majukan,” ucap Sinta mengakhiri sambutan. (Azmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Soal DBH Migas, Pemkab Anambas Datangi Ditjen Migas ESDM

23 Januari 2026 - 21:13

Kasus Penganiayaan di Tarempa Barat Diselesaikan Damai, Polisi Kedepankan Restorative Justice

23 Januari 2026 - 09:42

Penanganan Limbah B3 di Batu Ampar, Bea Cukai Batam Mulai Reekspor Bertahap

23 Januari 2026 - 09:36

Perjuangkan Keadilan Fiskal, Bupati Anambas Audiensi dengan DJPK Kementerian Keuangan RI

22 Januari 2026 - 19:52

Kajati Kepri Resmi Lantik Asisten Pemulihan Aset Baru

22 Januari 2026 - 18:08

Trending di Daerah