Anambas – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Anambas meresmikan galeri kerajinan sebagai pusat promosi dan pengembangan industri kreatif, Senin (29/9/2025). Sambutan peresmian disampaikan Ketua Dekranasda, Ny. Sinta, yang juga istri Bupati Kepulauan Anambas.
Dalam pidatonya, Sinta menyinggung sejarah panjang kain tenun Cual di Anambas yang berakar sejak 1863. Kala itu, Hajah Halimah, istri dari Haji Abdurrahman, dikenang sebagai perempuan pertama yang menghadirkan tenunan di Pulau Siantan. Dari tangan para perajin kemudian lahir ragam motif batik Cual khas Anambas, seperti bunga pucuk rebung, tudung saji, sampan layar, bulan purnama, hingga padang terbakar.
“Jika masa lalu melahirkan pionir seperti Hajah Halimah, maka hari ini kita berkumpul untuk melanjutkan jejak sejarah itu. Masyarakat Anambas memiliki akar budaya yang kuat dan potensi besar dalam melahirkan karya seni,” ujar Sinta.
Galeri Dekranasda ini diharapkan menjadi wadah untuk mengangkat kerajinan lokal, memperkuat ekonomi kreatif, dan menumbuhkan kebanggaan bersama. Sinta menyebut langkah ini bukan hanya soal pelestarian tradisi, tetapi juga strategi ekonomi berbasis budaya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Dekranasda, panitia acara, komunitas pengrajin, hingga para mitra usaha yang ikut menopang berdirinya galeri tersebut.
“Dengan ketulusan hati, kerja keras, dan dedikasi luar biasa, para pengurus telah berjuang tanpa lelah,” katanya.
Acara peresmian ditutup dengan pantun khas Melayu yang mengajak masyarakat terus mendukung perkembangan galeri.
“Tenun Mak Teh terkenal seluruh negeri, karya indah jadi idaman. Mohon dukungan Galeri Dekranasda ini, kearifan lokal terus kita majukan,” ucap Sinta mengakhiri sambutan. (Azmi)













