Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Uncategorized

Setelah 7 Hari Pencarian, Operasi SAR terhadap Warga Hilang di Anambas Resmi Ditutup

badge-check


					Tim SAR Gabungan menyusuri area perbukitan dan hutan di Desa Air Putih, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, dalam upaya pencarian terhadap Abdul Rani (73) yang dilaporkan hilang sejak 20 Oktober 2025. Perbesar

Tim SAR Gabungan menyusuri area perbukitan dan hutan di Desa Air Putih, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, dalam upaya pencarian terhadap Abdul Rani (73) yang dilaporkan hilang sejak 20 Oktober 2025.

Anambas – Setelah dilakukan pencarian selama tujuh hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menghentikan operasi pencarian terhadap Abdul Rani (73), warga Desa Air Putih, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, yang dilaporkan hilang sejak 20 Oktober 2025.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, Abdul Rahman, mengatakan hingga hari ketujuh pencarian, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban meski seluruh area yang diperkirakan menjadi lokasi aktivitas korban telah disisir.

“Selama tujuh hari operasi, tim bekerja keras di lapangan menghadapi berbagai kendala, seperti kondisi cuaca yang berubah-ubah dan medan yang sulit dijangkau,” ujar Abdul Rahman, Senin (27/10/2025).

Berbagai unsur terlibat dalam operasi ini, di antaranya Pos SAR Anambas, Lanal Tarempa, Polairud Polres Anambas, Polsek Siantan, Koramil Tarempa, BPBD Anambas, Tagana, serta masyarakat setempat yang aktif membantu sejak hari pertama pencarian.

Kantor SAR Natuna menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung upaya pencarian, termasuk pemerintah daerah dan warga sekitar. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban karena hasil pencarian belum membuahkan hasil.

“Operasi SAR dinyatakan ditutup dan akan dilanjutkan dengan pemantauan. Operasi bisa dibuka kembali jika ada laporan masyarakat atau temuan baru yang mengarah pada korban,” jelas Abdul Rahman.

Meski operasi resmi ditutup, pihak SAR tetap melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memantau kemungkinan munculnya informasi baru terkait keberadaan Abdul Rani. (Azmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Aneng Bahas Arah Pembangunan Anambas Bersama Bappenas RI di Jakarta

22 Januari 2026 - 19:47

Kajati Kepri Resmi Lantik Asisten Pemulihan Aset Baru

22 Januari 2026 - 18:08

Dinkes Anambas: Operasional RSUD Baru Masih Menunggu Persetujuan Pusat

22 Januari 2026 - 17:51

Upaya Berkelanjutan Pemkab Anambas, Layanan Internet BAKTI Kembali Aktif di 17 Lokasi

22 Januari 2026 - 17:47

Di Tengah Proses Audit, Perkara Pasar Puan Ramah Masuk Radar KPK

22 Januari 2026 - 13:45

Trending di Daerah