Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Uncategorized

Setelah 7 Hari Pencarian, Operasi SAR terhadap Warga Hilang di Anambas Resmi Ditutup

badge-check


					Tim SAR Gabungan menyusuri area perbukitan dan hutan di Desa Air Putih, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, dalam upaya pencarian terhadap Abdul Rani (73) yang dilaporkan hilang sejak 20 Oktober 2025. Perbesar

Tim SAR Gabungan menyusuri area perbukitan dan hutan di Desa Air Putih, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, dalam upaya pencarian terhadap Abdul Rani (73) yang dilaporkan hilang sejak 20 Oktober 2025.

Anambas – Setelah dilakukan pencarian selama tujuh hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menghentikan operasi pencarian terhadap Abdul Rani (73), warga Desa Air Putih, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, yang dilaporkan hilang sejak 20 Oktober 2025.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, Abdul Rahman, mengatakan hingga hari ketujuh pencarian, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban meski seluruh area yang diperkirakan menjadi lokasi aktivitas korban telah disisir.

“Selama tujuh hari operasi, tim bekerja keras di lapangan menghadapi berbagai kendala, seperti kondisi cuaca yang berubah-ubah dan medan yang sulit dijangkau,” ujar Abdul Rahman, Senin (27/10/2025).

Berbagai unsur terlibat dalam operasi ini, di antaranya Pos SAR Anambas, Lanal Tarempa, Polairud Polres Anambas, Polsek Siantan, Koramil Tarempa, BPBD Anambas, Tagana, serta masyarakat setempat yang aktif membantu sejak hari pertama pencarian.

Kantor SAR Natuna menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung upaya pencarian, termasuk pemerintah daerah dan warga sekitar. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban karena hasil pencarian belum membuahkan hasil.

“Operasi SAR dinyatakan ditutup dan akan dilanjutkan dengan pemantauan. Operasi bisa dibuka kembali jika ada laporan masyarakat atau temuan baru yang mengarah pada korban,” jelas Abdul Rahman.

Meski operasi resmi ditutup, pihak SAR tetap melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memantau kemungkinan munculnya informasi baru terkait keberadaan Abdul Rani. (Azmi)

 

Baca Lainnya

Wabup Anambas Terima Audiensi Anambas Foundation Bahas Pengelolaan Ekosistem Hulu-Hilir

11 September 2026 - 12:04

BLT DD Desa Liuk Disalurkan, Camat Ingatkan Warga Gunakan Bantuan dengan Bijak

10 September 2026 - 15:58

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

Trending di Daerah