Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Perkuat Kolaborasi, Manajemen Mie Gacoan Tanjungpinang Duduk Bareng Komunitas Ojol Bahas Evaluasi Layanan

badge-check


					Perwakilan berbagai komunitas ojek online di Tanjungpinang termasuk SOBAT, KBMG, Grab, ShopeeFood, dan Maxim bersama tim manajemen serta karyawan Mie Gacoan Tanjungpinang duduk bersama dalam pertemuan evaluasi layanan di lantai dua resto tersebut pada Jumat (14/11/2025). Suasana berlangsung santai dan penuh keakraban. Perbesar

Perwakilan berbagai komunitas ojek online di Tanjungpinang termasuk SOBAT, KBMG, Grab, ShopeeFood, dan Maxim bersama tim manajemen serta karyawan Mie Gacoan Tanjungpinang duduk bersama dalam pertemuan evaluasi layanan di lantai dua resto tersebut pada Jumat (14/11/2025). Suasana berlangsung santai dan penuh keakraban.

Tanjungpinang — Setelah kabarnya terjadi ketegangan antara driver ojek online dan karyawan di gerai Mie Gacoan Km 10, pihak manajemen langsung mengambil langkah cepat. Tim manajemen Mie Gacoan Tanjungpinang, dipimpin Bhisma Farhan, menggelar pertemuan khusus dengan komunitas ojol pada Jumat (14/11/2025).

Pertemuan berlangsung di Lantai II Mie Gacoan Tanjungpinang dan dihadiri sejumlah perwakilan komunitas ojol. Bhisma menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pembenahan menyeluruh di internal manajemen resto Mie Gacoan Tanjungpinang.

“Pertemuan hari ini bukan hanya untuk insiden kemarin, tetapi juga silaturahmi dengan komunitas ojol Tanjungpinang,” kata Bhisma.

“Kami dari tim manajemen ingin memperbaiki pelayanan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” tambahnya.

Bhisma mengatakan pihaknya akan mengevaluasi seluruh kendala yang disampaikan para driver.

“Semua masukan kami terima. Kami akan evaluasi dan coba terapkan,” ujarnya.

Ia juga meminta agar komunikasi tetap dilakukan tanpa emosi.

“Kalau ada masalah, sampaikan ke saya. Kita bahas baik-baik tanpa kekerasan,” pungkasnya.

5 Poin Kesepakatan Mie Gacoan–Ojol

Beberapa poin yang disepakati bersama:

1. Pelayanan order ojol dipisah dari antrean take away agar proses lebih cepat.

2. Air dingin dibungkus dengan kantong tambahan agar tidak merusak kotak makanan.

3. Staff pembungkus tidak lagi bolak-balik ke dapur untuk menghindari keterlambatan.

4. Waktu maksimal penyelesaian pesanan ditetapkan 30 menit.

5. Jika ada menu kurang, pihak Mie Gacoan yang akan mengantarkan langsung ke pelanggan.

Perwakilan Grab Tanjungpinang, Sembiring, turut mengapresiasi pertemuan ini.

“Kami apresiasi manajemen Mie Gacoan yang cepat tanggap. Pertemuan seperti ini sangat penting agar tidak ada miskomunikasi di lapangan,” ujar Sembiring.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berjalan dan pelayanan bisa makin baik, baik untuk driver maupun pelanggan.” sambungnya.

Para perwakilan komunitas ojek online berfoto bersama seusai pertemuan dengan manajemen Mie Gacoan Tanjungpinang di lantai II gerai tersebut.

Pertemuan ini dihadiri komunitas SOBAT, KBMG, Grab Tanjungpinang, Shoopefood dan Maxim Tanjungpinang.

Bhisma berharap kesepakatan tersebut menjadi awal perbaikan layanan bersama di bawah koordinasi tim manajemen Mie Gacoan Tanjungpinang. (Reza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Soal DBH Migas, Pemkab Anambas Datangi Ditjen Migas ESDM

23 Januari 2026 - 21:13

Kasus Penganiayaan di Tarempa Barat Diselesaikan Damai, Polisi Kedepankan Restorative Justice

23 Januari 2026 - 09:42

Penanganan Limbah B3 di Batu Ampar, Bea Cukai Batam Mulai Reekspor Bertahap

23 Januari 2026 - 09:36

Perjuangkan Keadilan Fiskal, Bupati Anambas Audiensi dengan DJPK Kementerian Keuangan RI

22 Januari 2026 - 19:52

Kajati Kepri Resmi Lantik Asisten Pemulihan Aset Baru

22 Januari 2026 - 18:08

Trending di Daerah