Menu

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

Daerah

Perkuat Kolaborasi, Manajemen Mie Gacoan Tanjungpinang Duduk Bareng Komunitas Ojol Bahas Evaluasi Layanan

badge-check


					Perwakilan berbagai komunitas ojek online di Tanjungpinang termasuk SOBAT, KBMG, Grab, ShopeeFood, dan Maxim bersama tim manajemen serta karyawan Mie Gacoan Tanjungpinang duduk bersama dalam pertemuan evaluasi layanan di lantai dua resto tersebut pada Jumat (14/11/2025). Suasana berlangsung santai dan penuh keakraban. Perbesar

Perwakilan berbagai komunitas ojek online di Tanjungpinang termasuk SOBAT, KBMG, Grab, ShopeeFood, dan Maxim bersama tim manajemen serta karyawan Mie Gacoan Tanjungpinang duduk bersama dalam pertemuan evaluasi layanan di lantai dua resto tersebut pada Jumat (14/11/2025). Suasana berlangsung santai dan penuh keakraban.

Tanjungpinang — Setelah kabarnya terjadi ketegangan antara driver ojek online dan karyawan di gerai Mie Gacoan Km 10, pihak manajemen langsung mengambil langkah cepat. Tim manajemen Mie Gacoan Tanjungpinang, dipimpin Bhisma Farhan, menggelar pertemuan khusus dengan komunitas ojol pada Jumat (14/11/2025).

Pertemuan berlangsung di Lantai II Mie Gacoan Tanjungpinang dan dihadiri sejumlah perwakilan komunitas ojol. Bhisma menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pembenahan menyeluruh di internal manajemen resto Mie Gacoan Tanjungpinang.

“Pertemuan hari ini bukan hanya untuk insiden kemarin, tetapi juga silaturahmi dengan komunitas ojol Tanjungpinang,” kata Bhisma.

“Kami dari tim manajemen ingin memperbaiki pelayanan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” tambahnya.

Bhisma mengatakan pihaknya akan mengevaluasi seluruh kendala yang disampaikan para driver.

“Semua masukan kami terima. Kami akan evaluasi dan coba terapkan,” ujarnya.

Ia juga meminta agar komunikasi tetap dilakukan tanpa emosi.

“Kalau ada masalah, sampaikan ke saya. Kita bahas baik-baik tanpa kekerasan,” pungkasnya.

5 Poin Kesepakatan Mie Gacoan–Ojol

Beberapa poin yang disepakati bersama:

1. Pelayanan order ojol dipisah dari antrean take away agar proses lebih cepat.

2. Air dingin dibungkus dengan kantong tambahan agar tidak merusak kotak makanan.

3. Staff pembungkus tidak lagi bolak-balik ke dapur untuk menghindari keterlambatan.

4. Waktu maksimal penyelesaian pesanan ditetapkan 30 menit.

5. Jika ada menu kurang, pihak Mie Gacoan yang akan mengantarkan langsung ke pelanggan.

Perwakilan Grab Tanjungpinang, Sembiring, turut mengapresiasi pertemuan ini.

“Kami apresiasi manajemen Mie Gacoan yang cepat tanggap. Pertemuan seperti ini sangat penting agar tidak ada miskomunikasi di lapangan,” ujar Sembiring.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berjalan dan pelayanan bisa makin baik, baik untuk driver maupun pelanggan.” sambungnya.

Para perwakilan komunitas ojek online berfoto bersama seusai pertemuan dengan manajemen Mie Gacoan Tanjungpinang di lantai II gerai tersebut.

Pertemuan ini dihadiri komunitas SOBAT, KBMG, Grab Tanjungpinang, Shoopefood dan Maxim Tanjungpinang.

Bhisma berharap kesepakatan tersebut menjadi awal perbaikan layanan bersama di bawah koordinasi tim manajemen Mie Gacoan Tanjungpinang. (Reza)

Baca Lainnya

HUT Karang Taruna Sinar Siantan ke-20, Camat Siantan Tengah: Jadikan Olahraga Perekat Persaudaraan

6 September 2026 - 16:03

Dua Pejabat Baru Dilantik di Kejari Kepulauan Anambas

4 September 2026 - 09:26

Kejati Kepri Pelajari Laporan GAMNR soal Belanja Hotel dan Publikasi DKUKM

3 September 2026 - 11:51

DPRD Kota Batam Bahas Jawaban Wali Kota soal Ranperda Perubahan APBD 2026

2 September 2026 - 18:30

Proyek PT PHR Rp1,5 T Dilaporkan ke Kejagung, RCW Soroti Dugaan Suap

2 September 2026 - 16:59

Trending di Daerah