Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Sesuaikan Cuaca dan Stok, Anambas Gelar Gerakan Pasar Murah 15–16 Februari

badge-check


					Kepala Diskop UM Perindag Kabupaten Kepulauan Anambas, Japrizal, saat menjelaskan rencana Gerakan Pasar Murah (GPM) sebagai upaya pemerintah daerah menekan harga kebutuhan pokok menjelang Imlek dan Ramadan, Rabu (4/2/2026). Perbesar

Kepala Diskop UM Perindag Kabupaten Kepulauan Anambas, Japrizal, saat menjelaskan rencana Gerakan Pasar Murah (GPM) sebagai upaya pemerintah daerah menekan harga kebutuhan pokok menjelang Imlek dan Ramadan, Rabu (4/2/2026).

Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskop UM Perindag) akan melaksanakan Gerakan Pasar Murah (GPM) pada 15–16 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang dilaksanakan dua hingga tiga kali dalam setahun, khususnya menjelang hari besar keagamaan seperti Imlek, bulan suci Ramadan, dan Idulfitri.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kepulauan Anambas, Japrizal, mengatakan bahwa Gerakan Pasar Murah merupakan program pemerintah daerah yang juga sejalan dengan program pemerintah pusat dan dilaksanakan berdasarkan imbauan nasional.

“Gerakan Pasar Murah ini merupakan agenda tahunan pemerintah daerah dan juga bagian dari program pusat yang diimbau untuk dilaksanakan di daerah,” ujar Japrizal saat di wawancara di ruang kerjanya, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, meskipun secara nasional GPM dilaksanakan secara serentak pada 15–16 Februari, pelaksanaannya di Anambas tetap menyesuaikan kondisi wilayah kepulauan, terutama faktor cuaca.

“Setiap daerah memiliki kondisi yang berbeda. Kita daerah kepulauan tentu harus menyesuaikan dengan kondisi cuaca, apalagi saat ini masih musim utara,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari BMKG, lanjut Japrizal, cuaca diperkirakan akan membaik dalam dua hingga tiga hari ke depan. Hal tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik, mengingat masih terdapat kapal barang yang tertahan di Tanjungpinang akibat cuaca kurang bersahabat.

“Kalau cuaca sudah membaik, kapal barang bisa masuk dan bahan pokok terpenuhi. Setelah itu, kita akan melaksanakan Gerakan Pasar Murah ini,” katanya.

Pelaksanaan GPM direncanakan akan dipusatkan di BPMS, dengan proses administrasi dan perizinan yang masih berjalan. Informasi teknis terkait lokasi dan waktu pelaksanaan akan diumumkan lebih lanjut kepada masyarakat.

Japrizal menegaskan bahwa pasar murah ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.

Untuk jenis komoditas, Diskop UM Perindag akan menyesuaikan dengan ketersediaan stok bahan pokok di daerah. Tidak seluruh sembilan bahan pokok akan tersedia dalam GPM tersebut.

“Komoditasnya menyesuaikan stok yang ada, seperti beras, minyak goreng, gula, ayam, bawang, dan sirup. Sirup juga biasanya dibutuhkan menjelang Ramadan. Untuk telur, nanti kita lihat kembali dari ketersediaan stok,” ungkapnya.

Ke depan, Diskop UM Perindag Anambas juga berencana memperluas pelaksanaan Gerakan Pasar Murah tidak hanya di Tarempa, tetapi juga di wilayah lain seperti Pulau Palmatak dan Jemaja, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan ketersediaan barang.

“Ke depannya kita upayakan tidak hanya di Tarempa, tetapi juga di pulau-pulau besar lainnya, tentu dengan melihat situasi cuaca, stok barang, serta keterbatasan anggaran,” pungkas Japrizal. (Azmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dalam Pertemuan dengan Hima Persis Kepri, HPSLI Paparkan Komitmen Sedimentasi Laut

4 Februari 2026 - 22:16

Gudang Pasir Laut dan Granit di Batam Diduga Tak Berizin, PT Samudera Sarana Sukses Akui IUP Masih Diurus

4 Februari 2026 - 22:09

TP PKK Anambas Laksanakan Gotong Royong di Vihara Gunung Siantan, Perkuat Toleransi dan Kepedulian Sosial

4 Februari 2026 - 20:06

Satpol PP Anambas Akan Gelar Razia Gabungan, Sasar Kafe Miras dan Usaha Tak Berizin

4 Februari 2026 - 20:01

Musyawarah di Palmatak, Pemilik THM Sepakat Tutup Sementara hingga Izin Terbit

4 Februari 2026 - 15:35

Trending di Daerah