Anambas – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., menghadiri dan mengikuti langsung kegiatan Senam Bersama dan Gerakan Aksi Bersih Sampah, Kamis (12/2/2026) di Lapangan Bola Sulaiman Abdullah, Tarempa, Kecamatan Siantan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 yang disejalankan dengan implementasi Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Sejak pagi, lapangan telah dipadati peserta dari unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, TNI–Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga komunitas lingkungan. Senam bersama menjadi pembuka kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Selain sebagai sarana olahraga, senam bersama juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarlembaga dan masyarakat. Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Aksi Bersih Sampah di sejumlah titik strategis yang telah ditentukan panitia.
Para peserta terlihat bergotong royong memungut, memilah, dan mengumpulkan sampah organik maupun anorganik sebagai bentuk aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian menegaskan bahwa persoalan sampah bukan lagi isu lokal, melainkan telah menjadi persoalan nasional yang membutuhkan penanganan serius dan terintegrasi.
Ia mengutip arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026, yang menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam menangani persoalan sampah secara nasional.
Presiden menilai persoalan sampah telah menjadi masalah krusial di berbagai daerah. Bahkan, hampir seluruh Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan akan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada tahun 2028, bahkan berpotensi terjadi lebih cepat dari proyeksi tersebut.
Menindaklanjuti kondisi itu, pemerintah pusat akan meluncurkan Gerakan Indonesia Asri sebagai gerakan nasional dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata. Gerakan ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif seluruh instansi pemerintah dalam memimpin kegiatan kerja bakti atau korve secara rutin, termasuk melibatkan sekolah dan berbagai pemangku kepentingan.
“Langkah ini menjadi simbol sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi persoalan sampah secara kolektif dan berkelanjutan,” ujar Raja Bayu.
Ia menegaskan bahwa aksi bersih sampah yang dilaksanakan di Anambas merupakan implementasi nyata dari Gerakan Indonesia Asri di tingkat daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum membangun budaya pengelolaan sampah yang dimulai dari mengurangi produksi sampah, membiasakan memilah sampah, hingga menanamkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Lebih lanjut, Raja Bayu menyampaikan bahwa momentum kegiatan ini sangat tepat karena masyarakat akan segera memasuki Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ia mengajak seluruh masyarakat menyambut Ramadhan dengan lingkungan yang bersih, asri, dan sehat.
Selain itu, Ramadhan juga diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen hidup sederhana, tidak berlebihan, serta lebih bijak dalam mengelola konsumsi agar tidak menimbulkan peningkatan volume sampah.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan dan budaya positif di tengah masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian ucapan selamat atas pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026, Selamat Tahun Baru Imlek 2026, serta Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya untuk terus mendorong gerakan kolektif menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat budaya gotong royong, serta mewujudkan daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Red/Azmi)













