Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 bersama ribuan warga di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (5/10/2026). Foto : Humas Diskominfo Batam Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 bersama ribuan warga di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (5/10/2026). Foto : Humas Diskominfo Batam

Batam, Gennews.id – Dataran Engku Putri, Batam Center, berubah menjadi lautan kegembiraan pada Senin (5/10/2026) malam. Ribuan warga Kota Batam yang berkumpul untuk menyaksikan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 tumpah ruah dalam sorak kemenangan setelah Tim Nasional Indonesia memastikan diri sebagai juara.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad turut berada di tengah-tengah masyarakat. Ia menyaksikan langsung perjuangan skuad Garuda melalui layar besar yang disiapkan untuk kegiatan nonton bareng (nobar).

Ketegangan pertandingan membuat suasana di Dataran Engku Putri berubah-ubah. Sorakan membahana setiap kali Indonesia membangun serangan, sementara kecemasan terlihat ketika Thailand berhasil memberikan tekanan.

Amsakar pun larut dalam atmosfer tersebut. Ia menilai permainan Timnas Indonesia menunjukkan perkembangan positif, terutama dari sisi taktik, kedisiplinan, konsistensi permainan, dan semangat juang para pemain.

“Sejak menit awal, saya sangat yakin Indonesia bisa keluar sebagai juara. Tempo permainan timnas kita sangat konsisten, alur bola berjalan rapi, dan stamina pemain terjaga dengan baik,” ujar Amsakar usai pertandingan.

Laga final berlangsung sengit. Indonesia mampu memanfaatkan situasi ketika Thailand harus bermain dengan 10 pemain dan meningkatkan tekanan ke pertahanan lawan.

Skuad Garuda kemudian membuka keunggulan 1-0. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.

Thailand bangkit dan berhasil mencetak gol penyeimbang sebelum membalikkan keadaan menjadi 2-1. Dalam situasi tertinggal, Indonesia tidak kehilangan semangat.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya Timnas Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Namun, tambahan waktu belum mampu menentukan pemenang. Drama akhirnya berlanjut ke adu penalti.

Di titik inilah ketegangan kembali memuncak di Dataran Engku Putri.

Ribuan warga berdiri dan memberikan dukungan kepada para pemain. Chant untuk skuad Garuda terus menggema, seolah menjadi energi tambahan bagi para pemain yang berjuang menentukan nasib Indonesia dari titik putih.

Indonesia akhirnya memenangi adu penalti dengan skor 4-2.

Peluit akhir pertandingan langsung disambut ledakan kegembiraan. Warga berteriak, bertepuk tangan dan saling memberikan ucapan selamat. Dataran Engku Putri seketika berubah menjadi ruang perayaan kemenangan bersama.

Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan tim pelatih yang telah membawa Indonesia meraih gelar juara.

“Alhamdulillah, doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang bergema dari Dataran Engku Putri malam ini, dijawab dengan kemenangan manis. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pemain. Ini hasil yang layak diraih berkat perjuangan pantang menyerah di lapangan,” kata Amsakar.

Bagi Amsakar, kemenangan tersebut tidak sekadar menjadi pencapaian di lapangan sepak bola. Euforia kemenangan juga memperlihatkan bagaimana olahraga mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu semangat yang sama.

Nobar di Dataran Engku Putri, menurut dia, menjadi ruang kebersamaan bagi warga Batam untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia.

“Ini menunjukkan bahwa ketika kita bersatu dan memberikan dukungan, energi positifnya luar biasa. Malam ini kita merasakan kebahagiaan yang sama karena Indonesia juara,” ujarnya.

Kemeriahan malam itu tidak berhenti pada pertandingan. Panitia juga membagikan sejumlah hadiah atau doorprize kepada warga yang berhasil menjawab pertanyaan dalam kuis seputar sepak bola dan program pembangunan Kota Batam.

Bagi warga yang hadir, malam itu bukan sekadar agenda nonton bersama. Kemenangan Indonesia menjadi momentum yang mempertemukan ribuan orang dalam satu ruang, satu dukungan, dan satu kebanggaan.

Dari Dataran Engku Putri, sorak kemenangan Timnas Indonesia pun menggema hingga malam semakin larut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

13 Prajurit Lanal Tarempa Naik Pangkat, Danlanal Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

6 Oktober 2026 - 21:42

Lurah Tarempa Jelaskan Skema Penyaluran 920 Paket Sembako Presiden

6 Oktober 2026 - 11:41

Nobar Final ASEAN Cup 2026, Bupati Aneng Bergabung Bersama Warga

6 Oktober 2026 - 11:38

Pemko Batam-IPDN Bahas Penguatan Kapasitas Aparatur dan Inovasi Tata Kelola

5 Oktober 2026 - 21:20

Aksi Bergizi di SMPN 1 Siantan, Bupati Aneng Ajak Pelajar Jaga Kesehatan

5 Oktober 2026 - 19:18

Trending di Daerah