Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Batam

Penjelasan Acara Temu Karya SMK Seni Se-Indonesia

badge-check


					Suasana acara (Sumber foto : Okezone.com) Perbesar

Suasana acara (Sumber foto : Okezone.com)

Gennews.id — Jurusan seni bisa menjadi opsi para pelajar SMK di Indonesia, Hal itu terungkap dalam Temu Karya SMK Seni se-Indonesia diikuti oleh SMK Negeri 12 Surabaya, SMK Negeri 1 Kasihan Yogyakarta, SMK Negeri 8 Surakarta, SMK Negeri 3 Sukawati, SMK Negeri 10 Bandung, SMK Negeri 2 Gowa, SMK Negeri 7 Padang, SMK Negeri 57 Jakarta, dan SMK Negeri 3 Banyumas.

Karena tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah sebagai ajang pertukaran informasi dan wacana agar dapat bersaing di kancah internasional, ruang apresiasi seni, terdokumentasinya catatan tari dan musik, menstimulasi pembuatan karya kreatif, memupuk toleransi antar budaya, dan menarik minat generasi Z terhadap seni dan budaya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

Abing Santoso merupakan Guru Seni Tari SMK Negeri 12 Surabaya, sekaligus menjadi direktur artistik kegiatan Temu Karya ini menjelaskan bahwa menjadi tantangan sendiri untuk memandu kolaborasi sekitar 153 pelajar dari 9 sekolah.

“Saya senang dan bangga melihat antusias anak-anak walaupun harus beradaptasi dan mengikuti jadwal kegiatan yang cukup padat. Mungkin ini kali pertama bukan hanya bagi mereka, tetapi juga SMK Seni se-Indonesia untuk bisa berkumpul dan saling berinteraksi dalam kegiatan semacam ini,” ucap Abing dalam keterangan resmi Kemendikbudristek, Selasa (26/12/2023).

Dirinya juga turut mengapresiasi semangat generasi muda yang melestarikan seni budaya melalui media sosial.

“Media sosial menjadi salah satu ruang aktualisasi yang dekat dengan generasi muda saat ini, dan itu adalah ruang kita untuk melestarikan budaya di era digital ini. Karena itu kami menyisipkan kegiatan pembuatan konten seni berkolaborasi dengan para siswa,” tutur Abing yang juga aktif sebagai content creator budaya.

Diketahui, selama pelaksanaan temu karya SMK Seni se-Indonesia sejumlah kegiatan pun dilakukan yakni malam keakraban, lokakarya tari dan musik, sarasehan dan diskusi transfer gagasan, belajar produksi konten bersama ahli, malam apresiasi, hingga pentas pertunjukan kolaborasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver

20 Januari 2026 - 00:18

Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin

16 Januari 2026 - 21:38

DPC Persatuan Pemuda Pulau-Pulau Batam Sematkan Tanjak ke Kapolresta Barelang, Tegaskan Jati Diri Melayu

15 Januari 2026 - 18:30

Dugaan Aktivitas Judi Bola Pimpong Mencuat, Grand Ozon KTV Batam Jadi Sorotan

13 Januari 2026 - 18:14

Kejar-kejaran Dramatis, Bea Cukai Batam Amankan Speedboat Penyelundup 54 Koli Barang Ilegal

10 Januari 2026 - 15:27

Trending di Batam