Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Batam

300 Pemuda Batam Turun ke Pesisir Nongsa, Green Democracy Institute Perkuat Restorasi Ekologi

badge-check


					Ratusan pelajar dan komunitas pemuda Batam berfoto bersama usai aksi bersih pantai dalam kegiatan Green Network in Action di kawasan pesisir Nongsa, Batam, dengan latar tumpukan sampah yang berhasil dikumpulkan sepanjang dua kilometer garis pantai. Perbesar

Ratusan pelajar dan komunitas pemuda Batam berfoto bersama usai aksi bersih pantai dalam kegiatan Green Network in Action di kawasan pesisir Nongsa, Batam, dengan latar tumpukan sampah yang berhasil dikumpulkan sepanjang dua kilometer garis pantai.

Batam – Semangat restorasi lingkungan mewarnai awal tahun 2026 di Kota Batam. Green Democracy Institute resmi menggelar kegiatan bertajuk Green Network in Action di Kecamatan Nongsa dengan melibatkan ratusan anak muda dan berbagai elemen masyarakat, Minggu (8/2/2026).

Berkolaborasi dengan mitra lokal strategis di Kepulauan Riau seperti WCD Batam, GM3F Batam, Forum OSIS Batam, serta sejumlah organisasi kepemudaan lainnya, kegiatan ini berhasil memobilisasi kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Sekitar 300 peserta yang terdiri dari pelajar, komunitas, organisasi kepemudaan, Lembaga Adat Melayu (LAM), hingga jajaran Polsek Nongsa turut ambil bagian dalam aksi tersebut. Kegiatan ini juga dihadiri dan didukung oleh Staf Khusus Ketua DPD RI, Brigjen Esmed Eryadi, yang mewakili Ketua DPD RI sekaligus Pembina Green Democracy Institute.

 

Kegiatan ini adalah respons langsung terhadap Instruksi Presiden terkait pemulihan ekosistem. Kita tidak hanya menanam, tapi juga melakukan ‘klinik pantai’ untuk memastikan lingkungan kita tetap sehat dan berfungsi sebagai penopang ekonomi masyarakat pesisir. Kegiatan ini juga adalah rangkaian lanjutan dimana green democracy institute sudah konsisten menyelenggarakan kegiatan serupa sesuai arahan dan intruksi dari pembina, Sultan Baktiar Najamudin

Aksi ini merupakan bentuk implementasi atas Instruksi Presiden Prabowo dalam upaya pemulihan ekosistem. Fokus utama kegiatan meliputi pembersihan sampah plastik dan limbah di sepanjang dua kilometer garis pantai Nongsa, serta restorasi ekosistem melalui penanaman 300 bibit mangrove dan 40 pohon lamun guna memperkuat sabuk hijau pesisir.

Keterlibatan hampir 10 komunitas di Batam menunjukkan bahwa isu lingkungan membutuhkan pendekatan multisektoral. Sinergi ini memadukan visi kebijakan makro dengan pemahaman kondisi geografis lokal di wilayah Batam dan sekitarnya.

Pasca kesuksesan di Batam, Green Network In Action Kepri di bawah naungan Green Democracy Institute memiliki visi besar untuk melakukan ekspansi ke seluruh pelosok Nusantara. Ucap Dani Fazli, S.T selaku Board of Green Democracy Institue bersama Alfonco Van Richo Marbun, S.H selaku Regional of Green Democracy Institue Kepulauan Riau.

Dengan memperluas jejaring ke seluruh provinsi, Green Network in Action diharapkan mampu menciptakan gerakan lingkungan yang terstruktur, masif, serta berdampak jangka panjang bagi ketahanan iklim Indonesia di masa depan. (Tumarmi)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Ketua DPRD Batam Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna

21 Oktober 2026 - 19:49

Trending di Batam