Menu

Mode Gelap
Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan

Batam

Penjelasan Acara Temu Karya SMK Seni Se-Indonesia

badge-check


					Suasana acara (Sumber foto : Okezone.com) Perbesar

Suasana acara (Sumber foto : Okezone.com)

Gennews.id — Jurusan seni bisa menjadi opsi para pelajar SMK di Indonesia, Hal itu terungkap dalam Temu Karya SMK Seni se-Indonesia diikuti oleh SMK Negeri 12 Surabaya, SMK Negeri 1 Kasihan Yogyakarta, SMK Negeri 8 Surakarta, SMK Negeri 3 Sukawati, SMK Negeri 10 Bandung, SMK Negeri 2 Gowa, SMK Negeri 7 Padang, SMK Negeri 57 Jakarta, dan SMK Negeri 3 Banyumas.

Karena tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah sebagai ajang pertukaran informasi dan wacana agar dapat bersaing di kancah internasional, ruang apresiasi seni, terdokumentasinya catatan tari dan musik, menstimulasi pembuatan karya kreatif, memupuk toleransi antar budaya, dan menarik minat generasi Z terhadap seni dan budaya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

Abing Santoso merupakan Guru Seni Tari SMK Negeri 12 Surabaya, sekaligus menjadi direktur artistik kegiatan Temu Karya ini menjelaskan bahwa menjadi tantangan sendiri untuk memandu kolaborasi sekitar 153 pelajar dari 9 sekolah.

“Saya senang dan bangga melihat antusias anak-anak walaupun harus beradaptasi dan mengikuti jadwal kegiatan yang cukup padat. Mungkin ini kali pertama bukan hanya bagi mereka, tetapi juga SMK Seni se-Indonesia untuk bisa berkumpul dan saling berinteraksi dalam kegiatan semacam ini,” ucap Abing dalam keterangan resmi Kemendikbudristek, Selasa (26/12/2023).

Dirinya juga turut mengapresiasi semangat generasi muda yang melestarikan seni budaya melalui media sosial.

“Media sosial menjadi salah satu ruang aktualisasi yang dekat dengan generasi muda saat ini, dan itu adalah ruang kita untuk melestarikan budaya di era digital ini. Karena itu kami menyisipkan kegiatan pembuatan konten seni berkolaborasi dengan para siswa,” tutur Abing yang juga aktif sebagai content creator budaya.

Diketahui, selama pelaksanaan temu karya SMK Seni se-Indonesia sejumlah kegiatan pun dilakukan yakni malam keakraban, lokakarya tari dan musik, sarasehan dan diskusi transfer gagasan, belajar produksi konten bersama ahli, malam apresiasi, hingga pentas pertunjukan kolaborasi.

Baca Lainnya

Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan

8 Juli 2026 - 11:04

Dari Investasi hingga Perlinsos, Amsakar Gandeng RT dan RW Perkuat Komunikasi Publik

7 Juli 2026 - 10:57

Setwan DPRD Batam Disorot, Dugaan Penggunaan Lahan dan Listrik Kantor untuk Proyek Pagar Dipertanyakan

1 Juli 2026 - 17:08

IIBN Gandeng PWI Batam, Tawarkan Beasiswa S-1 untuk Wartawan PWI Batam

30 Juni 2026 - 12:03

Bea Cukai Batam Catat 554 Penindakan dan Penerimaan Negara Rp474,86 Miliar hingga Juni 2026

26 Juni 2026 - 19:19

Trending di Batam