Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Uncategorized

Ketua GOW Anambas: Ramadan Momentum Memperkuat Ibadah dan Akidah

badge-check


					Ketua GOW Kabupaten Kepulauan Anambas, Ny. Kustiorini Raja Bayu (berjilbab abu-abu muda), menghadiri kegiatan buka puasa bersama masyarakat di Masjid Jami’ Al Mujahidin, Desa Matak, Kecamatan Kute Siantan, Selasa (10/3/2026). Perbesar

Ketua GOW Kabupaten Kepulauan Anambas, Ny. Kustiorini Raja Bayu (berjilbab abu-abu muda), menghadiri kegiatan buka puasa bersama masyarakat di Masjid Jami’ Al Mujahidin, Desa Matak, Kecamatan Kute Siantan, Selasa (10/3/2026).

Anambas – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ny. Kustiorini Raja Bayu, menegaskan bahwa ibadah puasa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai sarana memperdalam empati terhadap sesama.

Menurutnya, melalui puasa, umat Islam diajak merasakan langsung bagaimana kondisi saudara-saudara yang dalam kesehariannya tidak selalu dapat memenuhi kebutuhan makan secara layak.

“Puasa Ramadan bukan hanya menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, kita diajak merasakan bagaimana saudara-saudara kita yang mungkin tidak bisa makan secara normal setiap harinya,” ujar Kustiorini saat diwawancarai usai kegiatan buka puasa bersama di Masjid Jami’ Al Mujahidin, Desa Matak, Kecamatan Kute Siantan, Selasa (10/3/2026).

Ia menambahkan, bulan Ramadan juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kualitas ibadah, serta melakukan introspeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.

“Di bulan Ramadan ini kita juga diajak lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak ibadah, dan bermuhasabah agar ke depan menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

Kustiorini juga menilai, salah satu keistimewaan Ramadan adalah kebersamaan umat Islam di seluruh dunia yang menjalankan ibadah puasa pada waktu dan bulan yang sama.

“Bukan hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia umat Islam menjalankan ibadah puasa pada bulan yang sama. Itu menjadi sesuatu yang luar biasa dan sulit diungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya.

Dalam tradisi berbuka puasa bersama keluarga, Kustiorini mengaku lebih memilih memulai dengan minum air putih dan menyantap kurma sebelum menunaikan salat Magrib serta melanjutkan ibadah tarawih berjamaah di masjid.

Sementara untuk menu sahur, ia mengaku lebih menyukai makanan sehat dan rendah lemak.

“Saya memang dari dulu lebih suka makanan yang tidak berlemak. Biasanya sahur dengan makanan kukus seperti telur, kentang, kacang tanah, ditambah buah dan sayur seperti brokoli,” ungkapnya.

Di akhir pesannya, Kustiorini berharap masyarakat dapat memaknai bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan nilai-nilai Islam. (Azmi)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah