Anambas — Camat Siantan Tengah Firdaus, S.Sos mengapresiasi suksesnya Turnamen Sepak Bola Desa Air Asuk yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mampu mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.
Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian HUT Karang Taruna Anggrek ke-24 tersebut resmi ditutup oleh Bupati Kepulauan Anambas Aneng pada Sabtu (8/8/2026) di Lapangan Sepak Bola Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah.
Firdaus mengatakan, keberhasilan pelaksanaan turnamen tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, masyarakat, donatur hingga panitia penyelenggara.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan aman. Ini berkat kolaborasi semua pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada donatur, masyarakat, Pemerintah Desa Air Asuk, serta pihak Kecamatan Siantan Tengah yang telah mendukung secara dana dan tenaga,” ujarnya.
Menurut Firdaus, salah satu tujuan penting dari kegiatan tersebut adalah memperkuat hubungan sosial antarwarga. Selama turnamen berlangsung, masyarakat dari berbagai kalangan dapat berkumpul dan berinteraksi dalam suasana yang penuh kebersamaan.
Selain itu, keberadaan turnamen selama sekitar satu bulan turut memberikan dampak terhadap pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.
Lapangan Desa Air Asuk tidak hanya dipadati penonton yang menyaksikan pertandingan, tetapi juga dimanfaatkan masyarakat untuk berjualan berbagai kebutuhan dan makanan. Kondisi tersebut dinilai ikut menghidupkan aktivitas UMKM dan perputaran ekonomi masyarakat desa.
“Harapan kami ke depan, kerukunan masyarakat tetap terjaga dan kegiatan ini terus memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal melalui UMKM yang ikut berpartisipasi,” katanya.
Firdaus berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan tetap mengedepankan sportivitas, keamanan, kebersamaan, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi.
Turnamen tersebut akhirnya ditutup setelah berlangsung selama kurang lebih satu bulan, dengan meninggalkan tidak hanya catatan kompetisi olahraga, tetapi juga semangat kebersamaan dan geliat ekonomi masyarakat Desa Air Asuk. (Azmi)













