Anambas — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang digelar di halaman Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Pasir Peti, Kamis (24/9/2026) pagi.
Upacara dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan berlangsung khidmat serta tertib. Kegiatan tersebut diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri menjadi momentum untuk mengenang perjalanan terbentuknya provinsi sekaligus merefleksikan berbagai capaian pembangunan selama 24 tahun.
Dalam arahannya, Bupati Aneng membacakan pidato Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kepri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan melanjutkan pembangunan daerah.
“Momentum ini merupakan refleksi bersama atas perjalanan panjang dan menuntut kita untuk senantiasa bergandengan tangan, memperkuat kebersamaan, serta mengesampingkan perbedaan demi merawat amanah negeri,” demikian bagian pidato Gubernur Kepri yang dibacakan Bupati Aneng.
Dalam pidato tersebut juga disebutkan sejumlah program strategis Pemerintah Provinsi Kepri, mulai dari pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, pengiriman muballigh ke pulau-pulau terluar, bantuan rumah ibadah, program pendidikan dan kesehatan, hingga perlindungan bagi tenaga kerja rentan.
Sejumlah capaian pembangunan turut disampaikan. Pertumbuhan ekonomi Kepri secara year-on-year pada Triwulan II 2026 tercatat sebesar 6,99 persen. Angka tersebut disebut menempatkan Kepri pada peringkat pertama di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional.
Indeks Pembangunan Manusia Kepri pada 2025 tercatat sebesar 80,53 poin. Sementara persentase penduduk miskin pada Maret 2026 berada di angka 4,09 persen.
Realisasi investasi pada Semester I 2026 juga mencapai Rp40,38 triliun. Dalam pidato tersebut, angka itu disebut telah mencapai 168 persen dari target daerah Semester I sebesar Rp24,10 triliun.
Pemerintah Provinsi Kepri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam pembangunan, termasuk pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, lembaga dan instansi vertikal, tokoh masyarakat, dunia usaha hingga kalangan pers.
Peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri tahun ini mengusung tema “Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan”.
Pidato tersebut ditutup dengan ajakan untuk menjaga marwah daerah dan terus menyalakan semangat pembangunan yang berakar pada sejarah dan budaya Melayu.
“Takkan Melayu Hilang di Bumi,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam pidato tersebut. (Azmi)













