Menu ✖

Mode Gelap
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

News

Batam di Peringkat Keenam Pertumbuhan Konektivitas Pelayaran Dunia

badge-check


					Wali Kota Batam sekaligus Ex-Officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad (tengah) bersama Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra 9kanan). Foto : Istimewa Perbesar

Wali Kota Batam sekaligus Ex-Officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad (tengah) bersama Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra 9kanan). Foto : Istimewa

Batam, Gennews.id – Batam semakin terhubung dengan jaringan perdagangan dan pelayaran internasional. Dalam satu dekade terakhir, konektivitas pelabuhan di kota yang berada di jalur strategis perdagangan dunia tersebut menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Catatan UN Trade and Development (UNCTAD) menempatkan Batam di posisi keenam dalam daftar 10 pelabuhan dengan pertumbuhan Port Liner Shipping Connectivity Index (PLSCI) tertinggi di dunia pada periode Kuartal II 2016 hingga Kuartal II 2026.

UNCTAD mencatat, pertumbuhan konektivitas pelabuhan dalam daftar tersebut berada pada kisaran 274 persen hingga 697 persen selama periode 10 tahun.

Malaga di Spanyol mencatat pertumbuhan tertinggi. Setelahnya berturut-turut terdapat Puerto Bolivar di Ekuador, Aliaga (Nemrut) di Turki, Batam di Indonesia, Zhapu di China, Chabahar di Iran, Arkhangelsk di Rusia, Port Hueneme di Amerika Serikat, Haugesund di Norwegia, dan Derince di Turki.

Posisi Batam dalam daftar tersebut mencerminkan perubahan konektivitas pelabuhan kota itu di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan dan industri di kawasan.

Wali Kota Batam sekaligus Ex-Officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan posisi geografis Batam menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan konektivitas. Namun, menurutnya, keunggulan lokasi perlu diikuti dengan pembangunan infrastruktur yang memadai.

“Keunggulan geografis saja tidak cukup. Kita harus memastikan pelabuhan dan infrastruktur pendukung terbangun maksimal sehingga aktivitas investasi dan industri dapat tumbuh dan memberikan manfaat kepada ekonomi daerah dan masyarakat,” ujar Amsakar, Rabu (30/9/2026).

### Aktivitas direct call meningkat

Perkembangan konektivitas Batam juga terlihat dari meningkatnya aktivitas layanan *direct call* internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, tercatat 106 kunjungan kapal melalui layanan *direct call* internasional. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencatat 34 kunjungan kapal.

Kenaikan juga tercatat pada volume peti kemas. Pada periode Januari-Mei 2026, volume peti kemas melalui layanan *direct call* mencapai 58.237 TEUs, dibandingkan 25.904 TEUs pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Data tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas layanan perdagangan langsung melalui pelabuhan Batam, meski perkembangan konektivitas tetap bergantung pada kapasitas infrastruktur, jaringan pelayaran, dan kebutuhan industri.

Amsakar mengatakan peningkatan aktivitas tersebut memperluas akses Batam terhadap jaringan perdagangan internasional.

“Ini menunjukkan bahwa konektivitas Batam terus berkembang. Akses yang semakin terbuka akan memberikan ruang yang lebih besar bagi dunia usaha dan industri untuk terhubung dengan pasar internasional,” katanya.

### Konektivitas tidak hanya melalui laut

Pengembangan konektivitas Batam juga berlangsung di sektor digital.

Pada 20 Juli 2026, kabel bawah laut Nongsa-Changi Cable (NCC) mendarat di Batam. Infrastruktur tersebut menghubungkan Nongsa Digital Park di Batam dengan Changi, Singapura, melalui 24 pasang serat optik.

Kabel tersebut menjadi bagian dari pengembangan konektivitas digital antara Indonesia dan Singapura. Infrastruktur berkapasitas tinggi seperti ini dapat mendukung kebutuhan industri yang semakin bergantung pada pertukaran data, termasuk pusat data, komputasi awan, kecerdasan artifisial (AI), dan interkoneksi antarpusat data.

Dengan demikian, konektivitas Batam tidak lagi hanya berkaitan dengan jalur pelayaran dan arus barang. Infrastruktur digital juga menjadi bagian dari jaringan yang menghubungkan Batam dengan pusat ekonomi dan teknologi di kawasan.

Bagi Batam, perkembangan tersebut menempatkan pelabuhan dan jaringan digital sebagai dua bagian dari ekosistem konektivitas yang saling melengkapi.

Amsakar mengatakan pembangunan kedua sektor tersebut perlu dilakukan secara beriringan untuk mendukung kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Konektivitas ini menjadi modal penting bagi Batam untuk terus memperluas jaringan perdagangan dan investasi. Karena itu, penguatan infrastruktur pelabuhan harus berjalan beriringan dengan pembangunan konektivitas digital agar Batam semakin siap menjawab kebutuhan dunia usaha dan perkembangan industri ke depan,” ungkap Amsakar.

Perkembangan konektivitas pelabuhan dan digital tersebut menunjukkan perubahan peran Batam dalam jaringan ekonomi kawasan. Kota ini tidak hanya mengandalkan posisi geografisnya di dekat Singapura dan jalur perdagangan internasional, tetapi juga berupaya membangun infrastruktur yang menghubungkan aktivitas perdagangan, industri dan teknologi.

Tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan konektivitas tersebut diikuti kapasitas infrastruktur, layanan logistik dan ekosistem industri yang mampu menopang peningkatan aktivitas dalam jangka panjang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Aneng Terima Kunjungan Danlanud Raden Sadjad Natuna

2 Oktober 2026 - 20:55

Jelang Rencana Kunjungan Presiden, Seluruh OPD Anambas Gotong Royong Bersihkan Jalur Protokol

2 Oktober 2026 - 11:34

Klarifikasi Berulang, Kuasa Hukum Adek Desak Dumas Naik Penyidikan di Polda Kepri

1 Oktober 2026 - 22:42

Bupati Aneng dan Dekranasda Tanam Mangrove di Pantai Senggalong

1 Oktober 2026 - 22:24

DPRD Batam Terima Aspirasi FSPMI, Rekomendasikan UU Perlindungan Ketenagakerjaan Segera Disahkan

1 Oktober 2026 - 20:55

Trending di Batam