Anambas – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, secara resmi membuka Pelatihan Pengawasan Keamanan Pangan Siap Saji Berbasis Risiko bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan Tahun 2026 yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Kabupaten Kepulauan Anambas bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 16 peserta, terdiri dari 15 tenaga sanitasi lingkungan dari puskesmas se-Kabupaten Kepulauan Anambas dan satu peserta dari DinkesPPKB Kabupaten Kepulauan Anambas.
Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat Kepulauan Anambas, Kepala BPOM Batam, Kepala Bapelkes Batam, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, serta Plt Kepala DinkesPPKB Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari BPOM Batam, Therecy Elly Yana, S.Farm., Apt., serta dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Onella Mariska, S.T., M.Eng. Tim Bapelkes Batam yang turut mendampingi kegiatan antara lain Yofhi Bachtar, SKM, MPH selaku Pengendali Mutu Pelatihan dan Astried Yustika Rini, S.IP., MARS sebagai panitia.
Dalam sambutannya, Bupati Aneng menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan aspek penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurutnya, pangan siap saji yang tidak memenuhi standar keamanan dapat menjadi sumber penularan penyakit dan menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat.
“Pengawasan keamanan pangan harus dilakukan secara optimal, sistematis, dan berbasis risiko agar potensi bahaya dapat dicegah sedini mungkin. Di sinilah peran tenaga sanitasi lingkungan sangat strategis dalam melakukan pembinaan, pengawasan, serta edukasi kepada pengelola pangan siap saji,” ujar Aneng.
Ia menyebut tenaga sanitasi lingkungan merupakan garda terdepan dalam memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar higiene, sanitasi, dan keamanan pangan.
Melalui pelatihan tersebut, Aneng berharap para peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi dalam melaksanakan pengawasan keamanan pangan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
“Pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan, khususnya tenaga sanitasi lingkungan di seluruh puskesmas,” katanya.
Aneng juga berharap kegiatan tersebut menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan komitmen bersama dalam menciptakan pangan siap saji yang aman, sehat, dan layak konsumsi bagi masyarakat.
Di akhir sambutannya, Bupati Aneng secara resmi membuka Pelatihan Pengawasan Keamanan Pangan Siap Saji Berbasis Risiko bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan Tahun 2026 Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan kompetensi tenaga sanitasi lingkungan sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih berkualitas di tempat tugas masing-masing,” tutupnya. (Azmi)













