Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Di Tengah Tantangan Wilayah Maritim, Sekda Misni Perkuat Kendali Inflasi dan Dorong Digitalisasi Kepri

badge-check


					Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, memimpin penguatan sinergi TPID dan TP2DD Provinsi Kepri di Aula Bank Indonesia Batam Center, Kamis (7/5/2026). Perbesar

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, memimpin penguatan sinergi TPID dan TP2DD Provinsi Kepri di Aula Bank Indonesia Batam Center, Kamis (7/5/2026).

Batam – Di tengah tantangan geografis Kepulauan Riau sebagai daerah maritim yang bergantung pada konektivitas antar pulau, Pemerintah Provinsi Kepri di bawah koordinasi Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, berhasil menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong percepatan digitalisasi daerah.

Komitmen itu terlihat dalam kegiatan Penguatan Sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kepri yang digelar di Aula Bank Indonesia Batam Center, Kamis (7/5/2026).

Dalam forum tersebut, Misni tampil menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan inflasi di daerah kepulauan yang memiliki karakteristik berbeda dibanding wilayah daratan.

“Karakteristik geografis maritim ini menghadirkan tantangan besar, khususnya terkait efisiensi logistik, rantai pasok antar pulau yang rentan terhadap anomali cuaca, disparitas harga, hingga keterbatasan produk pertanian lokal,” ujar Misni.

Meski menghadapi tantangan distribusi dan tekanan harga akibat faktor cuaca maupun logistik, Kepri justru mampu mencatatkan performa ekonomi yang impresif. Pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan I tahun 2026 mencapai 7,04 persen secara year on year (yoy), tertinggi di Sumatera dan masuk lima besar nasional.

Capaian tersebut dinilai tidak lepas dari penguatan koordinasi yang terus dibangun Sekda Misni bersama TPID, Bank Indonesia, BPS, Bulog, hingga perangkat daerah dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan.

Tak hanya fokus pada pengendalian inflasi, Misni juga mendorong transformasi digital pemerintahan melalui penguatan TP2DD guna meningkatkan efisiensi layanan dan mempercepat transaksi digital di daerah.

“TPID akan terus memperkuat stabilisasi pasokan, kelancaran distribusi, dan koordinasi antar-instansi melalui implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Sementara TP2DD terus mengakselerasi digitalisasi daerah untuk mendukung efisiensi ekonomi,” tegasnya.

Di bawah kepemimpinan birokrasi yang terukur dan kolaboratif, Kepri juga mencatat lonjakan kunjungan wisatawan nusantara mencapai 1.145.198 perjalanan sepanjang Januari hingga Maret 2026, tertinggi sejak 2019.

Sementara sektor perdagangan internasional turut menunjukkan tren positif. Nilai ekspor Kepri ke Singapura mencapai US$646,84 juta yang didominasi komoditas bahan bakar mineral, mesin listrik, dan mesin mekanik.

Berdasarkan data April 2026, inflasi tahunan Kepri berada di angka 3,06 persen, dengan penyumbang utama berasal dari sektor transportasi serta penyediaan makanan dan minuman.

Meski demikian, Pemprov Kepri terus memperkuat langkah antisipatif agar stabilitas harga tetap terjaga di seluruh kabupaten dan kota.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri Rony Widijurbaskoro, Kepala BPS Provinsi Kepri Toto Hariyanto Sitongga, pimpinan Bulog, serta jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (Reza)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah