Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Pemdes Landak Optimistis Perekonomian Desa Bangkit Lewat BUMDes dan Kopdes

badge-check


					Kepala Desa Landak, Amirullah, memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Jumat (6/2/2026), terkait kondisi desa, efisiensi anggaran, serta penguatan BUMDes dan persiapan pendirian Koperasi Desa. Perbesar

Kepala Desa Landak, Amirullah, memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Jumat (6/2/2026), terkait kondisi desa, efisiensi anggaran, serta penguatan BUMDes dan persiapan pendirian Koperasi Desa.

Anambas — Pemerintah Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan stabil meskipun tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Hingga saat ini, tidak ada program prioritas desa yang dikorbankan.

Kepala Desa Landak, Amirullah, mengatakan bahwa efisiensi anggaran tidak menjadi penghambat bagi pelayanan dan pembangunan desa selama masih dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.

“Insya Allah kondisi Desa Landak masih stabil. Walaupun ada efisiensi anggaran, belum ada yang kami korbankan. Semua masih bisa kami atasi sesuai aturan yang berlaku,” ujar Amirullah saat ditemui di Kantor Desa Landak, Jumat (6/2/2026).

Dalam upaya menjaga dan meningkatkan perekonomian masyarakat, Pemerintah Desa Landak terus menggalakkan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta mempersiapkan pendirian Koperasi Desa (Kopdes) yang menjadi kewajiban setiap desa.

Menurut Amirullah, salah satu tantangan utama dalam pendirian Kopdes adalah penyediaan lahan. Pasalnya, lahan yang dibutuhkan cukup luas, yakni sekitar 32 x 32 meter, sementara sebagian besar lahan di desa masih berstatus milik masyarakat.

“Kopdes ini tidak membangun sendiri, sehingga desa harus menyiapkan lahannya. Ini masih dalam tahap musyawarah bagaimana cara mendapatkan lahan yang sesuai agar Kopdes bisa berjalan,” jelasnya.

Ia optimistis, apabila BUMDes dan Kopdes dapat berjalan secara maksimal, maka perekonomian desa akan semakin tumbuh dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Amirullah menekankan pentingnya koordinasi lintas pemerintahan apabila ditemukan hambatan di tingkat desa.

“Kami siap berkoordinasi dengan kecamatan dan kabupaten melalui dinas terkait. Intinya, komunikasi harus berjalan agar roda pemerintahan tetap lancar,” katanya.

Terkait kebijakan efisiensi anggaran, Amirullah juga mengimbau seluruh elemen masyarakat dan organisasi di Desa Landak untuk menyesuaikan aktivitas, khususnya kegiatan yang dinilai belum terlalu mendesak.

“Kami berharap pada tahun ini masyarakat bisa berbenah diri. Beberapa aktivitas memang perlu dikurangi sementara, mengingat dampak efisiensi anggaran yang juga dirasakan pemerintahan desa dan organisasi lainnya,” pungkasnya. (Azmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seragam Ratusan Juta di BKAD Kepri: Kebutuhan Pegawai atau Pemborosan Anggaran?

23 April 2026 - 14:25

Kasus 90 Kontainer Limbah Elektronik di Batam Disorot, Ada Dugaan Pelanggaran?

22 April 2026 - 21:59

HMNI Kepri Kritik Program Nelayan, Pemerintah Pastikan Upaya Terus Berjalan

22 April 2026 - 18:01

Kajari Anambas Lantik Kasi Intel Baru, Tekankan Adaptasi dan Sinergi

21 April 2026 - 18:26

HNSI Ingatkan Soal Tata Niaga Ikan, Nelayan Anambas Bisa Murka

21 April 2026 - 07:32

Trending di Daerah