Menu

Mode Gelap
Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan residen Prabowo Serahkan Hewan Kurban untuk Warga Batam, Pemko Ajak Perkuat Solidaritas

Daerah

Pemdes Landak Optimistis Perekonomian Desa Bangkit Lewat BUMDes dan Kopdes

badge-check


					Kepala Desa Landak, Amirullah, memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Jumat (6/2/2026), terkait kondisi desa, efisiensi anggaran, serta penguatan BUMDes dan persiapan pendirian Koperasi Desa. Perbesar

Kepala Desa Landak, Amirullah, memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Jumat (6/2/2026), terkait kondisi desa, efisiensi anggaran, serta penguatan BUMDes dan persiapan pendirian Koperasi Desa.

Anambas — Pemerintah Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan stabil meskipun tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Hingga saat ini, tidak ada program prioritas desa yang dikorbankan.

Kepala Desa Landak, Amirullah, mengatakan bahwa efisiensi anggaran tidak menjadi penghambat bagi pelayanan dan pembangunan desa selama masih dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.

“Insya Allah kondisi Desa Landak masih stabil. Walaupun ada efisiensi anggaran, belum ada yang kami korbankan. Semua masih bisa kami atasi sesuai aturan yang berlaku,” ujar Amirullah saat ditemui di Kantor Desa Landak, Jumat (6/2/2026).

Dalam upaya menjaga dan meningkatkan perekonomian masyarakat, Pemerintah Desa Landak terus menggalakkan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta mempersiapkan pendirian Koperasi Desa (Kopdes) yang menjadi kewajiban setiap desa.

Menurut Amirullah, salah satu tantangan utama dalam pendirian Kopdes adalah penyediaan lahan. Pasalnya, lahan yang dibutuhkan cukup luas, yakni sekitar 32 x 32 meter, sementara sebagian besar lahan di desa masih berstatus milik masyarakat.

“Kopdes ini tidak membangun sendiri, sehingga desa harus menyiapkan lahannya. Ini masih dalam tahap musyawarah bagaimana cara mendapatkan lahan yang sesuai agar Kopdes bisa berjalan,” jelasnya.

Ia optimistis, apabila BUMDes dan Kopdes dapat berjalan secara maksimal, maka perekonomian desa akan semakin tumbuh dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Amirullah menekankan pentingnya koordinasi lintas pemerintahan apabila ditemukan hambatan di tingkat desa.

“Kami siap berkoordinasi dengan kecamatan dan kabupaten melalui dinas terkait. Intinya, komunikasi harus berjalan agar roda pemerintahan tetap lancar,” katanya.

Terkait kebijakan efisiensi anggaran, Amirullah juga mengimbau seluruh elemen masyarakat dan organisasi di Desa Landak untuk menyesuaikan aktivitas, khususnya kegiatan yang dinilai belum terlalu mendesak.

“Kami berharap pada tahun ini masyarakat bisa berbenah diri. Beberapa aktivitas memang perlu dikurangi sementara, mengingat dampak efisiensi anggaran yang juga dirasakan pemerintahan desa dan organisasi lainnya,” pungkasnya. (Azmi)

Baca Lainnya

Menginap Empat Malam di Penyengat, Pelajar Singapura Belajar Sejarah Melayu hingga Tanam Mangrove

8 Juni 2026 - 13:05

Sas Jhoni: Marwah Adat Melayu Harus Dijaga Lewat Musyawarah Hulubalang

7 Juni 2026 - 14:04

Membanggakan! Bripda Moh. Nurtakhim Raih Predikat Akademik Terbaik di SPN Batua Polda Sulsel

6 Juni 2026 - 19:43

Generasi Muda Anambas Dorong Penguatan Demokrasi Lokal dan Ruang Aspirasi Publik

5 Juni 2026 - 20:08

Bangun SDM Unggul, Pemda Anambas Jalin Kemitraan Strategis dengan Universitas Budi Luhur

5 Juni 2026 - 20:01

Trending di Daerah