Anambas — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Anambas membagikan sebanyak 50 helm gratis kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kegiatan tersebut digelar di Astaka Masjid Agung Baitul Ma’mur, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kamis (25/6/2026). Puluhan warga tampak antusias mengikuti kegiatan dan menerima helm yang dibagikan secara langsung.
Aksi sosial ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah instansi, di antaranya Kapolres Kepulauan Anambas, Kajari Anambas, Bupati Kepulauan Anambas, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, jajaran Koramil 02/Tarempa, Kodim 0318/Natuna, Lanal Tarempa, pimpinan Bank Riau Kepri Syariah Cabang Tarempa-Natuna, serta masyarakat penerima bantuan helm.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas di Anambas.
Kapolres Kepulauan Anambas dalam sambutannya menegaskan bahwa penggunaan helm bukan sekadar memenuhi aturan lalu lintas, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan bagi pengendara dan keluarga.
“Helm bukan hanya pelengkap saat berkendara. Satu helm bisa menyelamatkan satu nyawa. Karena itu, kami ingin menanamkan kesadaran kepada masyarakat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas memberikan apresiasi atas inisiatif Satlantas Polres Kepulauan Anambas yang dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan.
Ia mengajak masyarakat menjadikan penggunaan helm sebagai kebiasaan sehari-hari.
“Mulailah dari hal kecil, seperti memakai helm dan mematuhi rambu lalu lintas. Jika masyarakat tertib, maka Anambas akan menjadi daerah yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh pengguna jalan,” kata Bupati.
Salah seorang warga penerima helm mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembagian helm gratis menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih disiplin saat berkendara.
“Alhamdulillah sangat terbantu. Sekarang tidak ada alasan lagi untuk tidak memakai helm. Ini demi keselamatan diri sendiri dan keluarga,” ujarnya.
Usai penyerahan helm, kegiatan dilanjutkan dengan konvoi keselamatan yang diikuti para peserta. Dalam kesempatan itu, masyarakat kembali diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI, menyalakan lampu kendaraan, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Pesan keselamatan tersebut digaungkan sebagai pengingat bahwa setiap perjalanan yang aman adalah perjalanan yang membawa pengendara kembali ke rumah dengan selamat. (Azmi)













