Menu

Mode Gelap
Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan residen Prabowo Serahkan Hewan Kurban untuk Warga Batam, Pemko Ajak Perkuat Solidaritas

Uncategorized

Sinergi Kemensos dan Komdigi Wujudkan Digitalisasi Sekolah Rakyat

badge-check


					Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi saat rapat bersama, Rabu(27/8). Perbesar

Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi saat rapat bersama, Rabu(27/8).

Jakarta — Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sepakat memperkuat sinergi strategis dalam digitalisasi dan komunikasi Program Sekolah Rakyat gagasan dari Presiden Prabowo Subianto.

Sinergi ini terbangun dalam pertemuan antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Dalam pertemuan ini, Gus Ipul menyampaikan bahwa ada tiga kunci memahami program Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo yaitu memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin.

“Dengan Sekolah Rakyat juga mimpi-mimpi mereka terbuka Pak, yang selama ini sudah putus asa, nah mereka lalu hidup harapannya, muncul, dan melahirkan pemungkin-pemungkin baru. Dan ini kami temukan dengan tim pak, tiga kunci ini, dan ini saya laporkan Presiden,” jelas Gus Ipul kepada Angga.

Gus Ipul menambahkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu mandat yang diberikan Presiden kepada Kemensos. “Di era Pak Prabowo ini, kami diarahkan untuk melihat yang tidak tampak itu, yang grassroot, yang tidak pernah terkenal. Bukan hanya mereka-mereka yang bersuara keras, tapi yang nyaris tidak terdengar,” ujarnya.

Mendengar penjelasan dari Gus Ipul, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengapresiasi program Sekolah Rakyat yang telah menjadi miniatur dalam pengentasan kemiskinan terpadu. “Nah kemudian karena saya lihat miniatur ini kan semua nih, kena ini semua. Orang tuanya diberdayakan, rumahnya diperbaiki, orangtuanya jadi anggota Kopdes, keluarga dan anaknya mendapat program cek kesehatan,” ujarnya.

Dalam rangka mendukung proses penyelenggaraan Sekolah Rakyat diseluruh Indonesia terutama dalam proses digitalisasi diperlukan dukungan dalam menyediakan jaringan internet terutama diwilayah-wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Angga menyampaikan Komdigi akan memberikan dukungan kepada Kemensos terkait penyediaan jaringan internet untuk Sekolah Rakyat termasuk di wilayah 3T melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak penyedia jaringan. “Nanti kita izin Pak Menteri, kita minta lokasinya (Sekolah Rakyat). Dari lokasi, nanti bisa dilihat yang sudah punya jaringan siapa-siapa aja, nanti kita bisa bantu komunikasikan,” jelasnya.

Selain dalam hal penyediaan jaringan untuk Sekolah Rakyat, Komdigi juga akan memberikan dukungan dalam mengenalkan program Sekolah Rakyat kepada masyarakat luas melalui pemanfaatan media digital seperti sosial media.

Masyarakat perlu mengetahui bahwa Sekolah Rakyat berhasil menjangkau anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem seperti yang dirasakan langsung oleh Angga. “Kebetulan saya tingal di Bogor, 500 meter sebelah kanan rumah saya itu pemulung, Bapak Ibunya pemulung, anaknya tiga, dan dua anaknya itu sekolah di Sekolah Rakyat. Jadi kita bisa lihat, dan kita juga rasakan, nah ini kan publik harus tahu, masyarakat harus tahu,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail menjelaskan ada lima program Komdigi dalam mendukung digitalisasi Sekolah Rakyat, termasuk dukungan jaringan internet dan komunikasi publik Sekolah Rakyat yang sebelumnya telah dijelaskan.

Selanjutnya adalah dukungan yang berkaitan dengan platform dan aplikasi. “Ini mungkin kalau usaha digital, platform, aplikasi, atau startup-startup yang perlu, yang sudah ada, yang berkembang, dan sebagainya. Kita ada satu network yang dalam ekosistem digital, kami siap support,” jelasnya.

Tidak kalah penting, Komdigi juga akan mendukung terkait pelatihan digital bagi guru Sekolah Rakyat yang bisa diakses secara online. Terakhir adalah dukungan terkait data center. “Berkaitan dengan masalah data center, kalau misalnya ada kebutuhan-kebutuhan penempatan data dan sebagainya, kita punya program data center nasional,” ujarnya. (Red)

Baca Lainnya

Pemda Anambas Perjuangkan Kemudahan KKPRL dan Akses Nelayan di Kawasan Konservasi

5 Juni 2026 - 11:27

Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi

4 Juni 2026 - 09:49

Pemkab Anambas dan Bulog Teken NPHD, Perkuat Distribusi Pangan di Wilayah Kepulauan

18 Mei 2026 - 16:32

Ojol Nasional Tak Mundur: 16 Daerah Siap Aksi Meski Pemerintah Terbitkan PP 27/2026

4 Mei 2026 - 10:15

Ketua GOW Anambas: Ramadan Momentum Memperkuat Ibadah dan Akidah

11 Maret 2026 - 00:27

Trending di Daerah