Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Tabligh Akbar Das’ad Latif di Letung Dipadati Ribuan Jamaah

badge-check


					Ribuan jamaah memadati Masjid Al Kautsar, Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (18/6/2026), untuk mengikuti Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. H. Das’ad Latif. Perbesar

Ribuan jamaah memadati Masjid Al Kautsar, Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (18/6/2026), untuk mengikuti Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. H. Das’ad Latif.

Anambas — Ribuan jamaah memadati Masjid Al Kautsar, Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, untuk mengikuti Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah nasional Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D., Kamis (18/6/2026).

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai desa di Pulau Jemaja dan sekitarnya mulai berdatangan ke masjid. Antusiasme yang tinggi membuat area utama masjid, serambi, hingga halaman dipenuhi jamaah yang ingin mendengarkan tausiah secara langsung.

Dalam ceramahnya, Ustadz Das’ad Latif mengajak masyarakat untuk memperbanyak rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Ia menegaskan bahwa kesehatan dan pancaindra yang dimiliki manusia merupakan karunia yang nilainya tidak dapat diukur dengan materi.

Untuk memudahkan pemahaman jamaah, Das’ad Latif membandingkan nilai kesehatan dengan berbagai barang mewah dan teknologi modern yang banyak diburu masyarakat saat ini.

“Mata itu sangat mahal. Orang bisa punya banyak uang, bisa beli iPhone yang paling mahal, tapi kalau matanya tidak bisa melihat, semua itu tidak ada gunanya. Karena itu bersyukurlah atas nikmat yang Allah berikan,” ujar Das’ad Latif yang disambut anggukan jamaah.

Menurutnya, manusia sering kali lebih fokus mengejar harta benda dibanding mensyukuri nikmat yang telah dimiliki. Padahal, nikmat kesehatan, penglihatan, pendengaran, serta kesempatan beribadah merupakan anugerah luar biasa yang kerap luput dari perhatian.

Ia juga mengingatkan bahwa rasa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi diwujudkan melalui ketaatan kepada Allah SWT dan pemanfaatan nikmat yang diberikan untuk hal-hal yang bermanfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Das’ad Latif menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas yang telah menghadirkannya untuk berdakwah di wilayah perbatasan Indonesia tersebut.

“Alhamdulillah, Bupati telah mengundang saya ke Kepulauan Anambas. Tujuannya untuk menambah keimanan masyarakat agar semakin memahami makna iman dan Islam dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Suasana tabligh akbar berlangsung khidmat namun penuh kehangatan. Sesekali jamaah terdengar tertawa saat Das’ad Latif menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan gaya khasnya yang komunikatif dan diselingi humor.

Panitia menyebut jumlah jamaah yang hadir melampaui kapasitas masjid. Banyak warga rela duduk di serambi hingga halaman masjid demi mengikuti tausiah ulama nasional yang dikenal dengan penyampaian dakwah yang lugas, inspiratif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat. (Azmi)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah