Menu

Mode Gelap
Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga Batam Melesat! Investasi Tumbuh Pesat, Pemko Siapkan Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi Sekda Batam Sambut Kepulangan 442 Jemaah Haji: Semoga Menjadi Haji Mabrur Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Batam Teguhkan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan residen Prabowo Serahkan Hewan Kurban untuk Warga Batam, Pemko Ajak Perkuat Solidaritas

Daerah

KSAL Apresiasi Transformasi Lahan Bekas Tambang Jadi Kawasan Pertanian Produktif

badge-check


					Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama jajaran TNI AL dan unsur Forkopimda bersepeda meninjau Lahan Pertanian Pakubumi milik Kogabwilhan I di kawasan Dompak, Tanjungpinang, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari peninjauan pengembangan lahan pertanian bekas tambang yang kini produktif sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Perbesar

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama jajaran TNI AL dan unsur Forkopimda bersepeda meninjau Lahan Pertanian Pakubumi milik Kogabwilhan I di kawasan Dompak, Tanjungpinang, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari peninjauan pengembangan lahan pertanian bekas tambang yang kini produktif sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Tanjungpinang — Sore yang sejuk di kawasan Dompak menjadi saksi kunjungan istimewa Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, ke Lahan Pertanian “Pakubumi” milik Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I), Sabtu (14/2/2026).

Kunjungan ini terasa istimewa bukan hanya karena jabatan tinggi yang disandangnya, tetapi juga karena Laksamana Muhammad Ali merupakan mantan Panglima Kogabwilhan I ke-3. Ia kembali menyapa kawasan yang pernah menjadi bagian penting dari pengabdiannya, kali ini dengan semangat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Didampingi para pejabat TNI Angkatan Laut di wilayah Kepulauan Riau serta Kapolresta Tanjungpinang, KSAL dan rombongan memilih cara sederhana namun berkesan untuk meninjau lokasi, yakni bersepeda menyusuri jalur perbukitan Dompak.

Keringat yang mengalir justru menambah kekaguman mereka saat melihat hamparan tanaman semangka tumbuh subur di atas lahan bekas tambang bauksit. Lahan yang dulu dikenal gersang kini menjelma menjadi kawasan pertanian produktif.

Semangka hijau bergaris gelap terlihat segar menggantung di antara daun-daun lebar, menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan lahan yang tepat mampu mengubah wajah lingkungan.

KSAL tampak antusias saat diajak mencicipi langsung hasil panen. Ia memotong semangka merah, kemudian semangka kuning, baik yang berbiji maupun nonbiji. Senyum puas langsung merekah setelah suapan pertama.

“Manis, segar. Ini kualitasnya sangat bagus,” ujarnya sambil mengangguk.

“Kalau bisa ke depan ditanam lebih luas lagi. Potensinya besar, bahkan bisa diarahkan untuk ekspor ke Singapura,” tambahnya penuh optimisme.

Tak hanya mencicipi, KSAL juga berdialog santai dengan petani setempat, termasuk Agus, yang mengelola lahan tersebut. Ia mendengarkan langsung cerita tentang proses pengolahan tanah, tantangan cuaca, hingga harapan para petani agar lahan Pakubumi terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Rombongan kembali menikmati semangka yang telah disiapkan, menjadi pelepas dahaga setelah bersepeda menembus bukit-bukit Dompak. Suasana akrab pun tercipta, jauh dari kesan formal sebuah kunjungan pejabat tinggi negara.

“Segar sekali. Setelah naik sepeda dan melewati bukit-bukit di Tanjungpinang, semangka ini jadi penutup yang sempurna,” ujar KSAL sambil tersenyum.

Kunjungan ini tidak sekadar simbolis. Dorongan KSAL agar lahan Pakubumi diperluas dan diarahkan menuju pasar ekspor menegaskan komitmen TNI, khususnya TNI AL, dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Lahan pertanian Pakubumi Kogabwilhan I kini menjadi contoh bahwa sinergi pertahanan dan pangan dapat berjalan seiring, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah.

Selain sebagai kawasan produksi pertanian, lahan ini juga menjadi bagian dari peran Kogabwilhan I dalam membantu pemerintah daerah di bidang ekologi, pendidikan pertanian, serta pengembangan agrowisata, dalam rangka membangun kekuatan pertahanan mandiri melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata).

Dari Dompak, pesan optimisme itu bergema: dari tanah bekas tambang, tumbuh harapan baru menuju pasar internasional. (Tumarmi)

Baca Lainnya

Menginap Empat Malam di Penyengat, Pelajar Singapura Belajar Sejarah Melayu hingga Tanam Mangrove

8 Juni 2026 - 13:05

Sas Jhoni: Marwah Adat Melayu Harus Dijaga Lewat Musyawarah Hulubalang

7 Juni 2026 - 14:04

Membanggakan! Bripda Moh. Nurtakhim Raih Predikat Akademik Terbaik di SPN Batua Polda Sulsel

6 Juni 2026 - 19:43

Generasi Muda Anambas Dorong Penguatan Demokrasi Lokal dan Ruang Aspirasi Publik

5 Juni 2026 - 20:08

Bangun SDM Unggul, Pemda Anambas Jalin Kemitraan Strategis dengan Universitas Budi Luhur

5 Juni 2026 - 20:01

Trending di Daerah