Menu ✖

Mode Gelap
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Batam Tumpahkan Kegembiraan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Amsakar Tegaskan Perubahan APBD Batam 2026 Fokus pada Pelayanan dan Kesejahteraan P2K IIBN 2026: Mahasiswa Dituntut Tak Hanya Cerdas, tetapi Juga Aktif, Inovatif dan Berkarakter Batam Jadi Lokasi Perdana SiTaskin Pesisir, Pemerintah Perkuat Pengentasan Kemiskinan Nelayan Defence Attache Tour 2026 Singgah di Batam, Kenalkan Potensi Industri Maritim dan Investasi Batam Raih WTP ke-14 Beruntun, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga

Daerah

Damkar Tanjungpinang Evakuasi Ular 5 Meter Terjepit di Saluran Drainase Dompak

badge-check


					Petugas Damkar Kota Tanjungpinang bersama warga mengevakuasi seekor ular sepanjang kurang lebih lima meter yang terjepit di saluran drainase bawah jalan arah Jembatan Dompak, Kamis (15/1/2026) pagi. Ular berhasil dikeluarkan setelah proses penarikan karena terjebak di ruang sempit. Perbesar

Petugas Damkar Kota Tanjungpinang bersama warga mengevakuasi seekor ular sepanjang kurang lebih lima meter yang terjepit di saluran drainase bawah jalan arah Jembatan Dompak, Kamis (15/1/2026) pagi. Ular berhasil dikeluarkan setelah proses penarikan karena terjebak di ruang sempit.

Tanjungpinang – Seekor ular sepanjang kurang lebih lima meter dievakuasi oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tanjungpinang setelah terjepit di saluran drainase bawah jalan arah Jembatan Dompak, Kamis (15/1/2026) pagi.

Ular tersebut ditemukan di sela-sela pipa saluran air di bawah talud jalan. Diduga, sebelum masuk ke dalam saluran sempit itu, ular sempat memangsa seekor kucing sehingga tubuhnya membesar dan tidak dapat keluar kembali.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga bernama Darwin saat hendak mengecek pompong di sekitar lokasi. Ia melihat bagian tubuh ular di sela-sela saluran drainase dan segera melaporkannya kepada petugas Damkar sekitar pukul 08.00 WIB.

Mendapat laporan tersebut, tim piket Damkar langsung menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi. Upaya penyelamatan berlangsung cukup dramatis karena ruang yang sempit membuat petugas kesulitan menarik tubuh ular.

Petugas bersama warga akhirnya menarik ular secara perlahan hingga berhasil dikeluarkan. Saat dievakuasi, kondisi ular terlihat lemas dan terdapat beberapa luka pada tubuhnya, bahkan diduga mengalami patah tulang akibat terjepit.

Untuk menghindari keresahan warga, ular tersebut kemudian dibawa dan dilepasliarkan kembali ke habitatnya yang jauh dari permukiman.

Peristiwa ini sempat menyita perhatian warga sekitar yang menyaksikan langsung proses evakuasi. (Tumarmi)

Baca Lainnya

Sekda Anambas Luncurkan Dashboard SILINA MANJA untuk Perkuat Kinerja OPD

23 Oktober 2026 - 21:54

Bupati Anambas Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi soal APBD Anambas 2027

22 Oktober 2026 - 19:43

DPRD Anambas Bahas APBD 2027, Fraksi PKAD Soroti Ketergantungan Dana Pusat

22 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab dan DPRD Anambas Bahas Rancangan APBD 2027

21 Oktober 2026 - 21:24

Bupati Aneng Tinjau Kedatangan Mesin PLTD, Upayakan Listrik Anambas Lebih Andal

21 Oktober 2026 - 15:34

Trending di Daerah