Menu

Mode Gelap
Audiensi ke Pemko Batam, ADOB Soroti Tarif Ojol, Operasional Taksi Bandara, Hingga BPJSTK Driver Excavator dan Dump Truck Beroperasi Bebas, Cut and Fill di Sei Temiang Batam Diduga Tak Kantongi Izin Apel Siaga Batam Peduli Bencana, Pemko Tegaskan Komitmen Solidaritas Antar Daerah Komisi I Pertanyakan Data TKA PT JEE, Ada yang Masuk Pakai Visa Wisata? LIBAS Laporkan Proyek Citywalk Lubuk Baja: Ada Apa dengan Perizinannya? Dugaan Pembuangan Limbah B3, LIBAS Laporkan Dua Perusahaan ke Polda Kepri

Daerah

Damkar Tanjungpinang Evakuasi Ular 5 Meter Terjepit di Saluran Drainase Dompak

badge-check


					Petugas Damkar Kota Tanjungpinang bersama warga mengevakuasi seekor ular sepanjang kurang lebih lima meter yang terjepit di saluran drainase bawah jalan arah Jembatan Dompak, Kamis (15/1/2026) pagi. Ular berhasil dikeluarkan setelah proses penarikan karena terjebak di ruang sempit. Perbesar

Petugas Damkar Kota Tanjungpinang bersama warga mengevakuasi seekor ular sepanjang kurang lebih lima meter yang terjepit di saluran drainase bawah jalan arah Jembatan Dompak, Kamis (15/1/2026) pagi. Ular berhasil dikeluarkan setelah proses penarikan karena terjebak di ruang sempit.

Tanjungpinang – Seekor ular sepanjang kurang lebih lima meter dievakuasi oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tanjungpinang setelah terjepit di saluran drainase bawah jalan arah Jembatan Dompak, Kamis (15/1/2026) pagi.

Ular tersebut ditemukan di sela-sela pipa saluran air di bawah talud jalan. Diduga, sebelum masuk ke dalam saluran sempit itu, ular sempat memangsa seekor kucing sehingga tubuhnya membesar dan tidak dapat keluar kembali.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga bernama Darwin saat hendak mengecek pompong di sekitar lokasi. Ia melihat bagian tubuh ular di sela-sela saluran drainase dan segera melaporkannya kepada petugas Damkar sekitar pukul 08.00 WIB.

Mendapat laporan tersebut, tim piket Damkar langsung menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi. Upaya penyelamatan berlangsung cukup dramatis karena ruang yang sempit membuat petugas kesulitan menarik tubuh ular.

Petugas bersama warga akhirnya menarik ular secara perlahan hingga berhasil dikeluarkan. Saat dievakuasi, kondisi ular terlihat lemas dan terdapat beberapa luka pada tubuhnya, bahkan diduga mengalami patah tulang akibat terjepit.

Untuk menghindari keresahan warga, ular tersebut kemudian dibawa dan dilepasliarkan kembali ke habitatnya yang jauh dari permukiman.

Peristiwa ini sempat menyita perhatian warga sekitar yang menyaksikan langsung proses evakuasi. (Tumarmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seragam Ratusan Juta di BKAD Kepri: Kebutuhan Pegawai atau Pemborosan Anggaran?

23 April 2026 - 14:25

Kasus 90 Kontainer Limbah Elektronik di Batam Disorot, Ada Dugaan Pelanggaran?

22 April 2026 - 21:59

HMNI Kepri Kritik Program Nelayan, Pemerintah Pastikan Upaya Terus Berjalan

22 April 2026 - 18:01

Kajari Anambas Lantik Kasi Intel Baru, Tekankan Adaptasi dan Sinergi

21 April 2026 - 18:26

HNSI Ingatkan Soal Tata Niaga Ikan, Nelayan Anambas Bisa Murka

21 April 2026 - 07:32

Trending di Daerah