Anambas – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Sinta Aneng, mengajak seluruh kader PKK tetap optimistis, solid, dan konsisten dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Hal itu disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, Kamis (5/2/2026).
Sinta menegaskan, meskipun saat ini terdapat kebijakan efisiensi anggaran serta berbagai dinamika dan isu global, kader PKK harus tetap tangguh dan tidak mudah terpengaruh oleh situasi yang dapat melemahkan semangat pengabdian.
“HKG PKK adalah momentum untuk memperkuat komitmen kita. Dalam kondisi apa pun, kader PKK harus tetap hadir, bergerak, dan menjadi solusi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai peran kader PKK sangat penting, tidak hanya dalam menjalankan program organisasi, tetapi juga sebagai teladan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Menurutnya, keluarga yang harmonis menjadi fondasi utama dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, anggota PKK diharapkan mampu menjadi contoh dalam membangun keluarga yang rukun, religius, serta penuh kasih sayang.
“Kader PKK bukan hanya pelaksana program, tetapi juga panutan dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, membangun komunikasi yang baik, serta menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan di dalam keluarga,” kata Sinta.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai pilar utama gerakan pemberdayaan keluarga.
Program tersebut meliputi penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan sehat.
Melalui momentum peringatan HKG PKK ke-54 ini, Sinta berharap kader PKK di Kabupaten Kepulauan Anambas dapat semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
“Dengan komitmen, keteladanan, dan semangat pengabdian, TP PKK akan terus menjadi garda terdepan dalam membangun keluarga Indonesia yang kuat sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (Azmi)













