Lingga, (Advetorial) – Sebanyak 484 pelajar SMA Negeri 1 Singkep mengikuti kegiatan sosialisasi penguatan ideologi Pancasila, pendidikan politik, P4GN, serta kewaspadaan dini terhadap paham radikalisme dan terorisme dalam Program Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS) seri ke-15, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Iksan, yang mewakili Gubernur Kepulauan Riau. Program tersebut diselenggarakan di SMA Negeri 1 Singkep, Dabo, Kabupaten Lingga, dan diikuti ratusan siswa dengan penuh antusias.
Kedatangan Muhammad Iksan bersama rombongan disambut meriah oleh kepala sekolah dan para guru. Sejak tiba di gerbang sekolah, rombongan disuguhi penampilan tabuhan gendang serta atraksi pencak silat dari para pelajar yang mengiringi menuju halaman utama sekolah.
Acara pembukaan berlangsung semarak dengan berbagai penampilan siswa, mulai dari tarian kolosal, aksi marching band, hingga demonstrasi pencak silat yang menunjukkan bakat dan kreativitas pelajar SMA Negeri 1 Singkep.
Iksan menjelaskan bahwa Program KEMAS merupakan kegiatan yang dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau dengan target menjangkau sekitar 10 ribu pelajar sepanjang tahun 2026. Pada tahun 2025 lalu, program ini telah dilaksanakan di 12 sekolah SMA/SMK di wilayah Tanjungpinang, Bintan, Batam, dan Karimun dengan sasaran 10.000 pelajar.
Ia menyebutkan, program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar, khususnya tingkat SMA yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, terkait pendidikan politik bagi pemilih pemula serta pencegahan berbagai paham yang dapat merusak generasi muda, termasuk pencegahan narkoba dan penguatan ideologi Pancasila serta wawasan kebangsaan.
Program ini bertujuan untuk: Pertama, meningkatkan pemahaman pelajar tentang nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan sejarah perjuangan bangsa, sehingga mereka memiliki dasar pemikiran yang kuat tentang persatuan dan kesatuan bangsa.
Kedua, menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan pelajar, sehingga mereka tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa.
Ketiga, mendorong pelajar untuk memahami demokrasi, memiliki etika, dan membangun budaya politik.
Keempat, membangun karakter pelajar yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat persatuan, sehingga mereka menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Kelima, menghindari penyalahgunaan narkoba serta turut serta dalam pemberantasannya.
Keenam, mencegah pelajar dari pengaruh radikalisme, terorisme, ekstremisme, dan intoleransi dengan memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, toleransi, dan stabilitas bangsa.
“Kami ingin generasi muda menjadi penerus bangsa yang lebih baik, berkualitas, dan memiliki karakter kuat. Melalui kegiatan ini juga kami ingin memotivasi siswa agar lebih giat belajar dan memanfaatkan waktu dengan hal-hal positif,” katanya.
Iksan juga menjelaskan bahwa Program KEMAS mengangkat tema Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Bangsa Guna Mewujudkan Generasi Muda Kepri yang Berkualitas, Terhindar dari Radikalisme, Terorisme dan Narkoba serta Memiliki Semangat Persatuan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diisi dengan berbagai sosialisasi penting kepada pelajar, di antaranya penguatan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan dan bela negara, pendidikan politik bagi pemilih pemula, sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba (P4GN), serta pencegahan paham radikalisme, ekstremisme, terorisme, dan intoleransi.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Singkep, Fezi Karyadi, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Badan Kesbangpol yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan Program KEMAS di Kabupaten Lingga. Ia juga melaporkan kondisi sekolah serta jumlah siswa dan guru, sekaligus berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para pelajar.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Fauzi dengan materi kewaspadaan dini generasi muda terhadap paham radikalisme, ekstremisme, terorisme, dan intoleransi. Kemudian Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Said Abdullah Dalawi, yang menyampaikan materi pendidikan politik bagi pemilih pemula. Serta Aludin Andi, SE, MM, yang membawakan materi penguatan nilai-nilai luhur Pancasila dan wawasan kebangsaan guna membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter.
Dengan program KEMAS ini, Badan Kesbangpol Kepri berharap para pelajar memiliki bekal pengetahuan kebangsaan yang kuat sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai generasi penerus bangsa, serta terwujudnya generasi muda yang berwawasan kebangsaan, berintegritas, dan siap menjaga persatuan bangsa. (Reza)













